Kucing Munchkin

Beranda » Kucing » Kucing Munchkin

Kucing Munchkin dikenal dengan keunikan pada ukuran kakinya yang pendek sebagai hasil dari mutasi genetik. Kucing ini terlihat seperti kelinci ketika duduk dan akan terlihat membungkuk ketika mulai berjalan. Hal ini disebabkan kaki depannya yang lebih pendek dibandingkan kaki-kaki bagian belakang.

Meski terlihat seperti mengalami gangguan tulang belakang, tetapi Kucing ini tidaklah seperti itu. Mereka masih bisa berlari bahkan melompat kesana-kemari dengan kaki-kaki pendeknya. Sifatnya ceria dan mudah beradaptasi sehingga banyak orang yang menyukainya.

Sejak tahun 1980, ras kucing ini mulai dikembangbiakkan di negara asalnya, Amerika Serikat. Ukurannya yang unik membuat Kucing Munchkin sering kali disilangkan dengan ras kucing lainnya.

Bila Anda sedang ingin memelihara Kucing Munchkin, pastikan Anda sudah memahami berbagai informasi mengenai kucing tersebut. Berikut adalah sejarah, ciri-ciri, karakteristik, hingga cara merawat Kucing Munchkin yang bisa Anda terapkan di rumah.

Sejarah Kucing Munchkin

Sejarah Kucing Munchkin

Kaki pendek pada ras Kucing Munchkin ini terjadi akibat mutasi genetik secara alami. Artinya tidak ada campur tangan manusia di awal perkembangbiakkan kucing tersebut.

Meski begitu, keadaan tulang belakangnya tidak sama dengan kelainan yang sering dihubungkan dengan masalah tulang belakang anjing.

Sejarah Kucing ini baru dimulai pada tahun 1944. Saat itu, seorang dokter bernama H. E. Williams mendeskripsikan kucing-kucing berkaki pendek yang bergerak seperti musang. Kucing-kucing ini menghilang pada saat Perang Dunia II dan baru ditemukan kembali di Stalingrad pada tahun 1953.

Kucing berkaki pendek ini baru mulai dikembangbiakkan 30 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1983. Awalnya, seorang guru musik dari Louisiana menemukan dua ekor kucing betina unik berkaki pendek. Mereka dinamai Blueberry dan Blackberry.

Anak-anak dari Blackberry pun terlahir berkaki pendek seperti ibunya. Salah satu anak kucing itu kemudian diberikan kepada temannya yang bernama Kay LaFrance. Ia menamai kucingnya dengan Toulouse.

Toulouse tidak dikebiri dan dibiarkan berkeliaran di luar rumah. Kucing itu pun menghasilkan banyak keturunan kucing berkaki pendek lainnya. Sejak itulah populasi kucing berkaki pendek mulai banyak ditemukan berkeliaran bebas di jalanan.

Ras kucing ini kemudian diberi nama Munchkin sesuai dengan nama karakter orang kerdil yang ada di film The Wizard of Oz.

Ciri Fisik Kucing Munchkin

Ciri Fisik Kucing Munchkin

Bentuk Kaki

Ciri yang paling menonjol dari ras kucing ini tentu saja adalah kaki-kakinya yang pendek. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa penyebab kaki pendek ini terjadi akibat mutasi secara alami.

Mutasi genetik ini terbilang berhasil, karena Kucing Munchkin tidak mengalami gangguan pada tulang punggungnya meski berkaki pendek. Peternak Kucing Munchkin bahkan melakukan rontgen pada tahun 1995 kepada kucingnya. Tidak ada masalah sendi ataupun tulang yang ditemukan pada ras ini.

Dr. Solveig Pflueger, seorang ahli genetik dari TICA (The International Cat Association), menjelaskan bahwa mutasi yang terjadi adalah mutasi gen autosom dominan. Maka dari itu, sebaiknya mengawinkan Kucing Munchkin tidak dengan sesamanya demi mencegah kematian janin dalam kandungan.

Selain itu, ukuran kaki ras kucing ini tidak sama pada bagian depan dan belakangnya. Kaki belakang Kucing Munchkin memiliki ukuran yang lebih panjang daripada kaki depannya.

Hal ini membuatnya sering kali terlihat seperti membungkuk. Mereka juga sering terlihat duduk seperti seekor kelinci.

Meski begitu, Kucing ini juga rentan terkena lordosis atau tulang belakang yang melengkung berlebihan. Bila sudah mengalami keadaan seperti ini, Kucing Munchkin tersebut bisa didiskualifikasi dari kontes kucing.

Berat dan Bulu

Kucing Munchkin dapat tumbuh hingga berat badan mencapai 3 – 4 kg. Umumnya, tubuh yang jantan akan lebih besar dari yang betina.

Warna bulu Kucing Munchkin ini bisa beragam seperti kucing lainnya. Ada yang bulunya pendek dan ada juga yang panjang.

Sampai saat ini, ras Kucing Munchkin masih dalam tahap perkembangan. Maka dari itu, belum ada standar khusus sebagai penciri kucing ini.

Karakteristik

Meski memiliki kaki yang pendek, kucing ini terkenal lincah dan senang bermain. Mereka senang menarik perhatian manusia dengan berlari dan melompat-lompat.

Mereka juga adalah tipe kucing yang dapat dengan mudah berbaur di lingkungan baru. Jadi, tidak masalah jika Anda ingin memeliharanya bersama ras kucing lain.

Baca juga: Kucing Birman

Cara Merawat Kucing Munchkin

Ras kucing berkaki pendek ini perlu diberikan perawatan yang sesuai agar selalu dalam keadaan sehat. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika merawat Kucing Munchkin.

Kebutuhan Pokok

Kebutuhan Pokok

Sama seperti kucing lainnya, Kucing Munchkin juga membutuhkan beberapa hal pokok untuk hidup. Hal-hal yang wajib dipersiapkan adalah makanan khusus kucing, tempat makan dan minum, sampo, dan multivitamin.

Sebaiknya Anda membelikan tempat makan yang tidak terlalu cekung agar si kucing tidak kesulitan meraih makanannya. Sediakan tempat pasir, pasir, dan serokannya. Barang-barang ini berguna untuk membuang kotoran kucing.

Mereka juga butuh kandang sama halnya seperti kucing-kucing pada umumnya. Pastikan Anda telah memiliki hal-hal di atas bila ingin memelihara Kucing Munchkin. Mereka akan lebih mudah dijinakkan bila keperluannya telah terpenuhi.

Perawatan Anak Kucing Munchkin

Perawatan Anak Kucing Munchkin

Bila Anda merawat jenis kucing ini sejak mereka bayi, pastikan Anda selalu memperhatikan gizi makanannya. Anak Kucing Munchkin membutuhkan gizi dua kali lebih banyak daripada kucing dewasa. Meski begitu, Anda tidak perlu memberikan anak kucing dengan asupan berlebihan.

Anak-anak kucing ini bisa mendapatkan nutrisinya dari susu sang induk dan pemberian multivitamin. BIla mereka telah berusia 5 – 6 Minggu, Anda bisa memberikannya makanan padat minimal 4 kali sehari.

Anda juga bisa melatih kucing Anda memakan makanan rumahan seperti ikan dicampur nasi pada usia 8 – 10 bulan. Sebaiknya membiasakan kucing memakan makanan rumah memang dilakukan sejak dini agar terbiasa. Seimbangkan kebutuhan nutrisi mereka dengan memberikan minum berupa susu.

Makanan Kucing Munchkin

Makanan Kucing Munchkin

Tidak ada yang berbeda dengan jenis makanan yang diberikan kepada Kucing Munchkin dan kucing lainnya. Hal penting yang harus Anda perhatikan pada makanan si kucing adalah kandungan nutrisinya.

Pastikan Anda memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan kadar 45% protein, 35% lemak, dan 20% karbohidrat. Kandungan protein bisa didapatkan dari telur, ikan, daging ayam, daging sapi, dan susu.

Kandungan lemak bisa didapatkan dari bahan-bahan seperti lemak ayam, minyak ikan, dan minyak canola. Kandungan karbohidrat bisa didapatkan dari nasi, oatmeal, dan biji-bijian millet.

Makanan basah atau kering tidak masalah asalkan dapat memenuhi kandungan yang telah disebutkan di atas. Munchkin kitten bisa diberikan 5 sajian tiap harinya dengan berat sekitar 5 gram.

Kucing Munchkin dewasa yang telah berusia 6 – 8 bulan bisa diberikan 3 sajian setiap hari dengan takaran sekitar 30 g. Kucing yang memiliki badan gendut memang lucu. Namun, pastikan kucing Anda tidak mengalami obesitas karena itu dapat membahayakan kesehatannya.

Cara Memandikan Kucing Munchkin

Cara Memandikan Kucing Munchkin

Sama seperti jenis kucing lainnya, Kucing Munchkin juga perlu untuk dimandikan. Jangan terlalu sering. Anda bisa memandikannya minimal satu minggu sekali atau 2 minggu sekali bila tidak terlalu kotor.

Memandikan kucing ini juga merupakan salah satu cara merawatnya agar tetap dalam keadaan bersih dan sehat. Anda bisa membawa kucing ke petshop untuk diberikan grooming. Namun, bila Anda ingin memandikannya sendiri juga bisa.

Kucing harus berusia minimal 3 bulan bila ingin dimandikan. Sebelum dimandikan, ada baiknya Anda memotong kuku-kuku kucing terlebih dahulu demi meminimalisir kemungkinan dicakar. Potong sedikit saja pada bagian ujungnya, jangan sampai melukai si kucing.

Persiapkan dahulu alat-alat mandi si kucing agar tidak kerepotan saat memandikannya. Pastikan Anda telah menyediakan ember berisi air hangat, shampo khusus kucing, handuk, dan cotton buds.

Apabila semua peralatan sudah siap, Anda bisa mulai memandikan kucing. Pertama, basahi tubuh si kucing menggunakan air hangat secara perlahan. Hati-hati jangan sampai ada air yang masuk ke telinga kucing.

Selanjutnya, tuang cairan sampo ke tubuh si kucing. Patikan tidak mengenai mata, hidung, ataupun mulutnya. Pijat pelan tubuhnya sampai cairan shampo mengeluarkan busa. Bila sudah bersih, bilas tubuh kucing dengan air hangat.

Segera keringkan badan kucing dengan handuk atau hair dryer. Setelah itu, Anda bisa membersihkan telinga kucing menggunakan baby oil dan cotton buds. Cukup oleskan secara lembut agar tidak melukai telinganya.

Menjaga Kesehatan

Menjaga Kesehatan

Hal penting lainnya dalam merawat Kucing Munchkin adalah selalu rajin mengecek kesehatannya. Anda bisa mengunjungi petshop atau datang langsung ke dokter hewan secara rutin. Tidak hanya pada saat kucing Anda sakit saja.

Pengecekan kesehatan dan pemberian vaksin secara rutin dapat mencegah kucing Anda terserang penyakit mematikan.

Sama seperti kucing rumahan lainnya, Kucing Munchkin juga bisa terserang penyakit. Beberapa di antaranya seperti hipertiroidisme, pankreatitis, uremia, limfosarkoma, hingga penyakit saluran kemih.

Maka dari itu, Anda harus selalu memperhatikan kesehatannya dan membawanya ke dokter hewan. Anda juga harus rajin membersihkan gigi, kuku, dan telinga si kucing agar tak menjadi sarang kuman.

Meski tidak ada kelainan yang diderita akibat kakinya yang pendek, kucing Anda sebaiknya tetap diberikan asupan mineral dan kalsium yang cukup.

Anda juga harus menjaganya untuk tidak melompat terlalu tinggi karena bisa menyebabkan cedera. Hal ini dikarenakan struktur tulang Kucing Munchkin berbeda dengan kucing biasa.

Kucing Munchkin yang Sakit

Kucing Munchkin yang Sakit

Meski sudah rutin melakukan cek kesehatan dan diberikan vaksin, terkadang kucing masih bisa terserang penyakit. Penyakit bisa berasal dari virus atau bakteri, luka, stres, atau bahkan karena terlalu sering mendapatkan grooming.

Anda harus mengenali ciri-ciri kucing yang sedang sakit agar dapat segera memberikannya pertolongan pertama. Biasanya, kucing yang sedang sakit tidak suka beraktivitas terlalu banyak. Mereka lebih suka menghindari tempat tinggi dan hanya tidur di kandangnya.

Kucing yang sedang sakit juga kehilangan selera makannya. Padahal, saat sedang sakit, nutrisi si kucing tidak boleh berkurang. Bila sakitnya cukup parah, tubuh kucing bisa mengalami gemetar. Batuk, muntah, hingga keluarnya cairan dari tubuh si kucing juga merupakan tanda mereka sedang tidak sehat.

Pastikan Anda juga rutin memeriksa kotoran kucing Anda. Kotoran kucing umumnya padat, tetapi tidak keras ataupun terlalu lembek. Terlalu sering minum juga bisa menjadi ciri si kucing mengalami penyakit ginjal, distemper, dan diabetes.

Jangan langsung panik bila Kucing Munchkin milik Anda memiliki tanda-tanda sedang sakit. Anda bisa memberikannya beberapa perlakuan seperti berikut. Anda bisa menyiapkan tempat khusus untuk kucing beristirahat. Pastikan tempat tersebut hangat, karena suhu tubuh kucing yang sedang sakit biasanya menurun.

Bila kucing tidak mau makan, berikan kuning telur kepada si kucing atau campurkan pada makanannya. Kuning telur mengandung protein yang baik untuk membantu proses penyembuhan kucing Anda.

Bila kucing Anda sakit karena terluka, segera bersihkan lukanya dan berikan cairan antiseptik. Bila kucing Anda menunjukkan tanda-tanda penyakit pencernaan, Anda harus memperhatikan makanannya. Berikan mereka makanan yang lunak dan kaya serat.

Semua perlakuan tersebut hanyalah pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan secara mandiri di rumah. Bila keadaan kucing tidak kian membaik, pastikan Anda segera membawa kucing berobat ke dokter hewan. Mereka akan diberikan penanganan yang tepat.

Rutin Mengajak Bermain

Rutin Mengajak Bermain

Meski disarankan lebih sering berada di rumah, tetapi ada kalanya kucing akan merasa bosan dan stres. Agar hal tersebut tidak terjadi, Anda sebaiknya juga rutin mengajak kucing Anda jalan-jalan. Bisa kapan saja di waktu luang Anda.

Bila Anda terlalu sibuk, Anda juga bisa mengajak si kucing bermain di rumah saja. Manfaatkan mainan kucing yang ada di rumah agar kucing Anda selalu aktif dan merasa bahagia.

Harga Kucing Munchkin

Harga Kucing Munchkin ini berkisar antara 900 ribu hingga 10 juta rupiah. Namun itu semua juga tergantung dari kondisi dan usianya.

JenisUmurHarga
Kucing Munchkin Betina3 BulanRp. 6.550.000
Kucing Munchkin Jantan7 BulanRp. 4.050.000
Kucing Munchkin Kitten2, 5 BulanRp. 5.050.000
Kucing British Shorthair Munchkin3 bulanRp. 7.200.000

Itulah penjelasan mengenai sejarah Kucing Munchkin, ciri-ciri, karakteristik, hingga cara merawatnya. Anda tertarik untuk memelihara kucing lucu ini di rumah Anda?

Tinggalkan komentar