Cara Mengawinkan Kucing

Beranda » Kucing » Cara Mengawinkan Kucing

Percaya atau tidak mengawinkan kucing itu bukan hal yang mudah, perlu kecocokan antar kucing agar prosesnya berjalan lancar. Apalagi kalau kamu mau punya anakan kucing dari ras yang berkualitas, butuh cara mengawinkan kucing yang tepat.

Ibarat lagu mak comblang, manusia hanya bisa menjadi perantara untuk membuat kucing untuk membangun chemistry sebelum kawin. Karena kucing juga butuh perasaan menyukai dan nyaman dengan pasangannya, sebelum memutuskan untuk kawin.

Persiapan Sebelum Mengawinkan Kucing

Persiapan Sebelum Kawin

Sebelum kamu mengawinkan kucing, wajib mengetahui beberapa hal terlebih dahulu. Agar prosesnya berjalan lancar, dan anak yang dilahirkan si betina memiliki kualitas terbaik dan punya kesempatan hidup lebih lama.

Ketahui Golongan Darah Kucing

Untuk mendapatkan keturunan kucing yang bagus terlepas dari ras kucing tersebut, kamu perlu tahu golongan darahnya terlebih dahulu. Sebab sama seperti manusia, ada golongan darah kucing yang jika dikawinkan akan menghasilkan anak dengan kondisi buruk.

Berdasarkan penelitian ahli hewan, fading Kitten syndrome atau kematian anak kucing saat menyusui bisa terjadi akibat perbedaan golongan darah anak dengan ibunya. Karena susu yang dihasilkan induk kucing akan menjadi penghancur sel darah anaknya.

Idealnya ada beberapa pasangan golongan darah yang cocok untuk dikawinkan, yaitu ketika kucing jantan bergolongan darah B sedangkan kucing betina A. Atau ketika kedua kucing tersebut memiliki golongan darah yang sama-sama B.

Pastikan Jenis Kelamin

Secara kasat mata memang mudah mengetahui jenis kelamin kucing, jantan memiliki dua testis yang letaknya di bawah anus dan penis di bawah testis. Sedangkan perempuan memiliki vulva atau lubang vagina yang letaknya tepat di bawah anus.

Kondisi Kesehatan

Jangan lupa untuk memastikan kondisi kesehatan kucing sangat baik, bisa dilihat dari umur ideal. Betina sebaiknya dikawinkan ketika sudah berumur satu tahun ke atas, sedangkan jantan bisa di bawah satu tahun.

Lihat kondisi matanya, anus, mulut, telinga dan juga mata, pastikan semua organ tersebut dalam kondisi sehat. Serta pastikan kucing nafsu makannya tidak terganggu, dan aktif beraktivitas setiap hari.

Cara Mengawinkan Kucing yang Benar

Cara Mengawinkan Kucing yang Benar

Punya kucing yang sudah berusia produktif, baik jantan maupun betina tentu kamu sangat ingin melihatnya berkembang biak. Agar kamu memiliki anakan kucing yang memperbanyak koleksi kucing di rumah.

Berikut cara mengawinkan kucing yang benar untuk pertama kali, siap-siap untuk melakukan hal tak terduga.

Kenali Birahi Kucing

Kalau kamu memiliki kucing jantan, maka birahinya akan terlihat dengan ciri mudah gelisah, kencing sembarangan, suka mengejar kucing betina, dan mengikuti betina yang disukainya.

Sedangkan kucing betina memiliki ciri birahi dengan sikap yang lebih manja, suka mengangkat bagian pinggulnya. Kemudian berguling di lantai untuk menarik perhatian jantan dan mengeong tak jelas.

Kalau sudah masuk fase subur namun tidak menunjukkan gejala birahi, kamu bisa melakukan beberapa cara membuat kucing betina birahi. Sehingga proses kawin yang diinginkan bisa sesuai jadwal.

Beri Gizi yang Baik

Jika ciri tersebut sudah terlihat, lanjutkan dengan memberikan makanan bergizi untuk memperlancar proses kawinnya nanti. Kamu bisa memberi makan yang sehat ditambah vitamin yang tepat untuk daya tahan tubuh dan hormonalnya.

Pendekatan

Pilih jantan atau betina yang memiliki kualitas bagus untuk dikawinkan dengan kucingmu. Kemudian biarkan mereka melakukan pendekatan, agar lebih saling mengenal.

Jika terlihat antusias keduanya, maka kamu sudah mendapatkan pasangan yang cocok untuk pasangan kawin kucing kesayanganmu. Tinggal melanjutkan pada cara kucing kawin selanjutnya.

Beri mereka waktu untuk selalu bersama, berkejaran dan bergelut untuk semakin menyatukan perasaan intim. Ini sangat penting agar saat proses kawin lebih mudah dan berhasil.

Kawin Secara Alami

Sebelum dikawinkan, biarkan keduanya berada di area yang sama untuk beberapa hari, lihat bagaimana kedekatan mereka.

Cara mengawinkan kucing jantan dan betina adalah beri mereka privasi sekitar tiga hari, agar bisa melakukan proses perkawinan secara alami. Setelah itu, kamu sudah bisa memisahkan keduanya kembali dan fokus untuk merawat betina hingga melahirkan.

Cara Mengawinkan Kucing Beda Ras

Cara Mengawinkan Kucing Beda Ras

Tak sedikit pemilik kucing yang ingin mendapatkan anakan kucing berkualitas, caranya dengan mengawinkan dua ras kucing yang berbeda.

Misalnya mengawinkan kucing persia dengan kucing kampung, yang saat ini banyak terjadi secara tidak sengaja namun berhasil menciptakan ras campuran alami.

Perkenalan

Kalau kamu melihat kucing persia sering dekat dengan kucing kampung, cobalah untuk mendekatkan mereka berdua dalam ruangan yang sama. Lihatlah bagaimana tingkah laku keduanya.

Jika mereka tidak bertengkar, kemudian saling mendekat dan memperlihatkan rasa nyaman tandanya kemungkinan besar proses kawin akan berjalan lancar. Jika tidak maka sebaiknya pisahkan dan cari pasangan yang lain.

Area Bermain

Setelah terlihat keintiman antara kedua ekor kucing, kamu bisa membiarkannya berada di area bermain yang sama. Misalnya di dalam sebuah ruangan dengan sirkulasi udara bagus, dan familiar untuk kucingmu.

Biarkan Kawin

Kalau kucing persia betina akan memperlihatkan masa birahi dengan berguling di lantai dan mengeong mencari perhatian jantan. Biarkan mereka kawin, biasanya perkawinan kucing persia dan kampung atau ras lain bisa beberapa kali dalam sehari tergantung kondisi masing-masing.

Kamu bisa mendeteksinya lewat perilaku kucing betina, ketika dia masih berguling dan mengangkat bagian pinggul maka tandanya birahinya masih ada. Tapi kalau dia sudah menunjukkan amarah saat didekati jantan nya, maka proses kawin dianggap sudah selesai.

Lihat Ciri Betina

Perkawinan akan berhasil ditandai dengan kondisi kucing betina yang akan kembali normal, tanpa keinginan untuk menarik perhatian jantan. Ditambah dengan kondisi puting susunya yang mulai membengkak, tanda kehamilan sudah terjadi.

Biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengetahui hal tersebut, dan kamu bisa mulai melakukan perawatan intensif untuk kucing hamil tersebut.

Cara Mengawinkan Kucing Galak

Cara Mengawinkan Kucing Galak

Beda lagi cara mengawinkan kucing galak, yang biasanya merupakan sifat turunan dari induknya atau pengaruh dari lingkungan dimana dia berada. Jadi kamu harus ekstra hati-hati kalau ingin mengawinkannya.

Bisa dimulai dengan menjinakkannya dan masukkan ke kandang tersendiri, kemudian beri gizi yang lengkap dan usahakan dia tetap nyaman pada tempat tinggalnya tersebut. biasanya kucing jantan galak lebih mudah dijinakkan ketimbang betina.

Setelah tingkat galak berkurang, dan kucing tersebut memperlihatkan tanda birahi ingin kawin maka saatnya kamu memperkenalkan dia dengan calon pasangannya. Bisa dengan menempatkan di kandang berdekatan.

Jika tidak ada indikasi pertengkaran, kamu bisa menyatukannya dalam ruangan tersendiri untuk membuat mereka lebih dekat dan melakukan perkawinan. Tapi yang harus diwaspadai adalah kondisi setelah kawin, dimana kamu harus segera memisahkan keduanya.

Jika kucing yang galak adalah betina, waktu yang tepat untuk memisahkannya adalah ketika pertengkaran sudah terjadi dan dia tidak nyaman lagi berada di dekat jantan. Sedangkan kalau jantan yang galak, maka kamu bisa lebih fleksibel menentukan waktu pemisahan keduanya.

Demikianlah beberapa pembahasan penting terkait cara mengawinkan kucing yang bisa kamu coba di rumah. Baik itu untuk kucing persia atau kampungmu, atau kolaborasi keduanya.

Butuh ketelitian, ketelatenan dan proses yang tepat agar perkawinan berhasil sesuai harapan.

Tinggalkan komentar