Jenis Kucing Persia

Beranda » Kucing » Jenis Kucing Persia

Jenis kucing Persia memang banyak digemari masyarakat Indonesia. Bulunya yang panjang dengan kepala bulat menjadi ciri khas jenis kucing ini.

Sifat kucing Persia sangat senang bermanja-manja dengan pemiliknya serta memiliki karakter pemalas. Biarpun begitu banyak yang memeliharanya karena dinilai sangat menggemaskan.

Saking populernya kucing Persia juga dipatok dengan harga tinggi. Jenis kucing ini juga sangat beragam.

Kamu yang suka sekali dengan kucing patut tahu nih jenis-jenis kucing Persia beserta cirinya dibawah ini!

5 Jenis Kucing Persia

Kucing Persia Medium

Kucing Persia Medium

Ciri dari kucing Persia Medium ialah memiliki hidung setengah pesek yakni tidak mancung dan tidak juga pesek. Nama kucing Persia Medium sendiri hanya dikenal di negara Asia seperti Indonesia, Malaysia ataupun Thailand.

Jenis kucing ini jarang ditemukan di negara barat karena merupakan hasil perkawinan dari kucing Persia asli dengan kucing lokal. Ciri dari jenis kucing Persia ini adalah sebagai berikut :

  • Bulu kucing ini panjang dibandingkan kucing biasa namun tidak sepanjang jenis kucing Persia lainnya
  • Bulunya juga sangat lebat dengan kaki yang lebih panjang dan besar ketimbang kucing lokal
  • Telinganya juga lebih besar dengan jarak antar telinga cukup berjauhan
  • bentuk muka runcing serta tidak terlalu rata dibandingkan dengan jenis kucing Persia lainnya

Jenis kucing Persia medium terbagi atas dua jenis yakni short hair & long hair. Untuk jenis kucing Persia medium short hair memiliki bulu yang lebih pendek.

Kucing Persia medium jenis ini merupakan hasil perkawinan antara kucing Persia dengan kucing tanpa bulu. Sementara kucing Persia medium long hair merupakan hasil anakan dari kucing Persia dengan jenis kucing berbulu panjang lainnya.

Kucing Persia Peaknose

Kucing Persia Peaknose

Kucing peaknose merupakan kucing Persia dengan hidung paling pesek dibandingkan dengan jenis lainnya. Meski begitu jenis kucing persia peaknose malah lebih mahal dibandingkan dengan jenis Persia lainnya karena keunikan hidungnya.

Kucing ini juga paling banyak dipelihara di dunia dan pertama kali ditemukan di Iran yang juga sering diikutkan dalam kontes kucing. Kucing peaknose juga rentan terkena sakit mata dikarenakan dua hal ini :

  • Adanya sumbatan pada saluran air mata yang menuju hidung yang disebabkan perubahan anatomi tulang wajah kucing peaknose itu sendiri
  • Debu yang menempel pada mata kucing karena gesekan bulunya sehingga menyebabkan luka

Ciri khas kucing peaknose selain dilihat dari hidungnya ialah memiliki karakter wajah yang cemberut. Selain itu kucing peaknose dikenal pendiam dan malas sekali bergerak maka tak heran bila tubuhnya lumayan gempal.

Kucing peaknose terbagi atas dua macam yaitu peaknose biasa dan peaknose extreme. Perbedaannya hanya dari peseknya hidung sikucing saja, semakin pesek maka akan disebut dengan peaknose extreme.

Kucing Persia Flatnose

Kucing Persia Flatnose

Jenis kucing Persia flatnose aslinya berasal dari Amerika Serikat. Bila dilihat sekilas perawakannya memang mirip sekali dengan kucing Persia peaknose.

Adapun ciri khusus dari kucing ini bisa kamu simak dibawah ini:

  • Kucing flatnose memiliki bentuk wajah berbentuk kotak dengan mata bulat yang kecil. Bagian hidungnya memang tidak terlalu pesek namun bila dilihat dari samping akan mirip seperti hidung kucing peaknose
  • Kakinya juga cenderung lebih pendek dibandingkan dengan jenis kucing Persia lainnya dengan tubuh yang lumayan berisi
  • Telinganya lumayan kecil bahkan tenggelam dibalik bulunya yang lebat dengan bentuk meruncing
  • Memiliki sifat suka bermain dan aktif sehingga menambah daya tariknya

Jenis kucing ini juga memiliki beberapa jenis sehingga kamu bisa lebih mudah mengenalnya.

Yang pertama adalah flatnose putih dan abu-abu, dikenal memiliki bulu berwarna putih atau abu-abu di sekujur bulunya. Selain itu bulunya tebal dan panjang

Lalu yang kedua ada flatnose bulu kapas yang juga dikenal memiliki bulu yang lembutnya seperti kapas dengan aneka warna

Terakhir adalah flatnose long hair yang memiliki panjang tubuh 5-15 cm sehingga mempunyai panjang bulu 13-15 cm. Jenis ini merupakan paling panjang ketimbang jenis kucing flatnose lainnya

Kucing Persia Himalaya

Kucing Persia Himalaya

Jenis kucing Persia himalaya merupakan anakan dari kucing Persia dengan kucing Siam. kucing Siam merupakan kucing oriental pertama yang diakui di dunia dan berasal dari negara Siam.

Kucing Himalaya sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu bahkan diketahui pada 1950 di Eropa. Kucing ini memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut :

  • Memiliki mata biru bundar yang sangat indah dengan pola warna bermotif poin
  • Dikenal memiliki karakter aktif bermain, sukai dibelai dan tidak suka dengan bermalas-malasan serta cerdas
  • Kakinya pendek dengan telapak kaki yang lebar serta bentuk wajah yang bundar serta gemuk
  • Bagian lehernya memiliki bulu yang lebih tebal dibandingkan bagian tubuh lainnya
  • Bulunya panjang dan berkilauan serta memiliki warna-warna tertentu misalnya saja ungu, merah, krem, biru laut hingga coklat
  • Ada bagian tubuhnya yang berwarna berbeda dengan tubuhnya misalnya saja bagian ekor, kaki hingga wajah
  • Umumnya memiliki penyakit turunan seperti kista pada ginjal walau jarang terkena penyakit
  • Kakinya lebih pendek dengan bulu yang lebih gelap dibandingkan dengan warna bulu tubuhnya
  • Tubuhnya besar dan kuat dengan berat berkisar 4-6 kg saja dan mampu melompat dari ketinggian 2 meter

Kucing Persia Eksotic Short Hair

Kucing Persia Eksotic Short Hair

Terakhir ada kucing Persia eksotic short hair yang merupakan peranakan dari kucing Persia dengan kucing Amerika. Bila kamu pernah nonton film animasi Garfield, maka karakter kucing si Garfield tersebut termasuk dalam jenis kucing Persia ini.

Kucing ini ditemukan di Amerika pada tahun 1950 an namun baru diakui oleh cat Fanciers Association pada 1977. Sementara di tanah air kucing ini baru dikenal pada 2005 dan memiliki mata hijau yang sangat cantik.

Berikut ini adalah untuk ciri-cirinya:

  • Tubuhnya cenderung lebih pendek dibandingkan dengan kucing Persia Himalaya
  • Untuk ukuran dewasa berat badannya hanya sekitar 4-6 kg saja
  • Tak hanya hijau bagian matanya juga ada yang berwarna biru, keemasan, kuning dan tembaga
  • Dahinya lebar namun bagian matanya bulat dengan bulu yang lumayan pendek
  • Dikenal memiliki gabungan dua warna berbentuk strip ada yang coklat putih maupun hitam putih serta gabungan warna lainnya
  • Sifatnya aktif dan selalu ingin tahu sehingga suka sekali bermain dengan pemiliknya
  • Hidungnya tidak mancung dengan wajah yang lumayan rata

Untuk perawatan kucing Persia diatas lebih dikhususkan pada bagian bulunya yang biasa lebih tebal ketimbang bulu kucing lokal. Siapkan kandang selalu bersih dan tempat makan dan minum sendiri.

Bersihkan tubuh kucing khususnya yang sulit untuk dijangkau seperti telinga, mulut dan matanya. Jangan lupa untuk memberikan vaksin secara rutin serta mandikan kucing paling tidak 3 hari sekali.

Dengan mengenali jenis kucing Persia kamu bisa mengetahui bagaimana seharusnya perawatannya dilakukan. Tak hanya itu saja kamu juga bisa menentukan karakter kucing mana yang cocok untuk kamu pelihara di rumah.

Tinggalkan komentar