Ikan Cupang Termahal

Beranda » Ikan » Ikan Cupang Termahal

Meskipun ikan cupang termasuk ikan hias termahal, namun siapa yang tidak kenal dengan ikan berwarna warni ini? Dari yang pecinta ikan hingga anak anak pasti tahu ikan cupang.

Biasanya, ikan yang bernama latin Betta Sp ini dijual dan dijadikan hiasan di akuarium. Namun tahukah Anda bahwa ada jenis dari ikan mungil ini yang memiliki harga hingga puluhan juta rupiah?

Cupang merupakan ikan hias air tawar yang memiliki warna sangat indah. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang membelinya untuk dijadikan hiasan.

Meskipun begitu, ada juga jenis ikan ini yang terkenal agresif dengan ikan yang lainnya. Hal ini membuat sebagian orang menjadikannya sebagai ikan aduan. 

Jika biasanya ikan ini dijual dengan harganya yang murah, ternyata ada beberapa jenis ikan cupang yang memiliki harga termahal di indonesia dan bahkan di dunia.

Lalu, apa saja ikan cupang termahal dan terlangka? Berikut nama nama dari jenis ikan cupang yang memiliki harga yang terbilang cukup mahal.

Jenis Ikan Cupang Termahal

1. Ikan Cupang Kachen Worachai

Kachen Worachai

Jenis yang pertama yaitu kachen worachai yang merupakan ikan hias berasal dari Thailand. Ikan ini memiliki warna yang sangat indah dan unik yaitu menyerupai bendera negara Thailand sehingga tak heran jika banyak orang yang menginginkan ikan yang satu ini.

Ikan hias yang satu ini merupakan cupang dengan harga termahal di dunia yaitu memiliki harga jual Rp 20 juta. Sangat fantastis untuk ukuran seekor ikan hias kecil.

Namun, harga yang dibanderol cukup sesuai dengan ikan ini yang memiliki warna dan keindahan serta tidak dimiliki oleh jenis ikan yang lain.

2. Ikan Cupang Plakat

Plakat

Kedua ada jenis ikan aduan atau petarung yang bernama plakat. Ikan plakat merupakan salah satu jenis ikan yang berasal dari Thailand.

Ikan ini memiliki ukuran yang lebih besar, kuat dan tidak terlalu mencolok sehingga sangat cocok dijadikan sebagai ikan aduan. Ikan ini akan bergerak secara agresif ketika ada musuh yang mendekatinya.

Untuk harganya sendiri, ikan ini memiliki harga yang bervariasi tergantung dari umur, kondisi, ukuran, keindahan dan kemampuannya.

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Plakat AnakanRp60.000
Ikan Cupang Plakat DewasaRp150.000
Ikan Cupang Plakat IndukanRp180.000
Ikan Cupang Plakat JuaraRp2.000.000

3. Ikan Cupang Fancy

Fancy

Selanjutnya ada jenis ikan cupang hias kontes yaitu Fancy yang mirip dengan ikan cupang koi. Sama dengan kedua jenis sebelumnya, Fancy juga berasal dari Thailand.

Ikan air tawar yang satu ini memiliki tubuh dengan warna yang unik dan sangat menarik menyerupai lukisan. Seperti namanya, warna dari ikan fancy terkesan mewah dan cocok sebagai ikan hias.

Untuk harga ikan cupang jenis fancy memiliki harga yang berbeda-beda tergantung dari kemampuan, keindahan, usia dan ukurannya. Berikut tabel harga ikan cupang fancy:

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Fancy AnakanRp100.000
Ikan Cupang Fancy DewasaRp300.000
Ikan Cupang Fancy IndukanRp350.000
Ikan Cupang Fancy JuaraRp2.000.000

4. Ikan Cupang Double Tail

Ikan Cupang Double Tail

Selanjutnya ada jenis ikan cupang yang mahal dengan ekor yang indah . Sama seperti namanya, ikan ini memiliki ekor yang terbelah menjadi dua sehingga menjadi keunikan tersendiri dari ikan ini.

Ikan Cupang Double Tail memiliki sirip di bagian atas dan bawah yang sama rata sehingga akan tampak sangat indah dengan dua ekor serta siripnya ketika mengembang.

Bentuk dari siripnya tersebut bukan disebabkan karena cacat, namun karena hasil perkawinan silang antara dua jenis indukan cupang. Karena mempunyai keunikan tersendiri yang membuatnya indah, maka tak heran jika ikan ini masuk ke dalam jenis cupang termahal.

Meskipun begitu, harga jualnya bervariasi tergantung dari kondisi ikan. Berikut dibawah ini merupakan tabel harga dari ikan cupang double tail:

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Double Tail AnakanRp50.000
Ikan Cupang Double Tail DewasaRp100.000
Ikan Cupang Double Tail IndukanRp120.000
Ikan Cupang Double Tail JuaraRp1.200.000

5. Ikan Cupang Halfmoon

Ikan Cupang Halfmoon

Yang kelima ada ikan cupang yang bernama Halfmoon. Berbeda dengan jenis yang sebelumnya, halfmoon memiliki sirip dan ekor yang mengembang seperti bulan sabit dengan warna yang sangat indah.

Karena bentuk ekornya yang mirip bulan sabit, maka itulah alasan mengapa ikan ini dinamakan halfmoon.

Ikan Cupang Halfmoon terlihat sangat cantik ketika bergerak dalam akuarium karena ekor dan sirip yang dimilikinya.

Ikan ini berasal dari thailand dan untuk pertama kalinya masuk ke indonesia sekitar 10 tahun yang lalu. Karena mendapatkan respon yang positif, perkembangannya di Indonesia sangat pesat.

Seperti ikan cupang pada umumnya, harga yang dibanderol untuk jenis ini juga bergantung pada umur, keindahan, ukuran dan kondisi dari ikan itu sendiri. Berikut tabel harga dari Ikan Cupang Halfmoon yang tergolong cukup mahal:

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Halfmoon AnakanRp40.000
Ikan Cupang Halfmoon DewasaRp80.000
Ikan Cupang Halfmoon IndukanRp100.000
Ikan Cupang Halfmoon JuaraRp500.000

6. Ikan Cupang CrownTail

Ikan Cupang CrownTail

Selanjutnya ada jenis CrownTail, jenis ikan yang satu ini merupakan hasil dari perkawinan silang yang dilakukan oleh breeder Indonesia tepatnya di daerah Slipi, Jakarta

Orang indonesia sering menyebut ikan CrownTail ini dengan sebutan ikan cupang serit. Pasalnya, ikan ini memiliki sirip ekor yang seperti sisir atau seperti layar kapal yang sobek.

Jika halfmoon memiliki ekor bulan sabit, maka ikan yang satu ini memiliki ekor yang mengembang berbentuk sisir atau serit sehingga membuat ikan ini sangat indah dengan warnanya yang unik. 

Di pasaran, CrownTail dibanderol dengan harga yang berbeda-beda tergantung dari kondisi ikan. Berikut daftar harga ikan cupang crowntail yang bisa dibilang cukup mahal:

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Crown Tail AnakanRp15.000
Ikan Cupang Crown Tail DewasaRp40.000
Ikan Cupang Crown Tail IndukanRp60.000
Ikan Cupang Crown Tail JuaraRp300.000

7. Ikan Cupang Slayer

Slayer

Ikan cupang slayer merupakan jenis ikan cupang hasil dari perkawinan silang antara jenis halfmoon dengan jenis serit atau crowntail. Persilangan tersebut menjadikan ikan ini memiliki bentuk ekor yang unik dan menawan.

Jenis ikan ini biasanya sering dijual di sekolah-sekolahan untuk dijadikan ikan aduan dan berkelahi dengan ikan yang sejenisnya.

Untuk harga, ikan cupang slayer umumnya dijual berdasarkan dari kondisi dari ikan itu sendiri. Jadi harganya bisa dibilang cukup beragam, berikut tabel harganya:

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Slayer AnakanRp25.000
Ikan Cupang Slayer DewasaRp50.000
Ikan Cupang Slayer IndukanRp80.000
Ikan Cupang Slayer JuaraRp300.000

8. Ikan Cupang Giant

Giant

Giant adalah jenis ikan cupang yang sangat agresif. Meskipun begitu, ikan ini ternyata cukup mudah ditemukan di sungai-sungai dan danau di negara Thailand.

Seperti namanya yaitu Giant, ikan ini mempunyai ukuran lebih besar daripada ikan cupang lainnya. Biasanya, Giant memiliki ukuran sampai 3 kali lipat dari ukuran cupang pada umumnya. 

Karena bentuknya yang besar, ikan ini bagus untuk dijadikan sebagai ikan aduan. Untuk harganya sendiri juga beragam, berikut daftar harga ikan cupang giant dari yang paling murah hingga yang termahal:

Jenis Ikan CupangHarga
Ikan Cupang Giant AnakanRp20.000
Ikan Cupang Giant DewasaRp50.000
Ikan Cupang Giant IndukanRp80.000
Ikan Cupang Giant JuaraRp200.000

9. Ikan Cupang Aduan

Aduan

Seperti namanya, ikan ini merupakan ikan aduan yang tangguh dan agresif. Selain memiliki kelincahan yang baik untuk aduan, ikan ini juga memiliki tubuh yang lebih ramping dan warna yang cantik.

Jika anda ingin membeli ikan cupang jenis ini, maka anda akan menemukannya dengan mudah di penjual ikan yang sering berada di sekolah-sekolahan.

Harganya juga cukup bervariasi tergantung dari kemampuan dan kondisinya. Semakin cantik tampilannya dan semakin agresif untuk di adu, maka semakin mahal juga harga dari ikan cupang aduan ini.

Itulah beberapa jenis ikan cupang yang memiliki harga termahal di Indonesia dan di dunia. Anda juga bisa memelihara ikan ini jika Anda tertarik dengan keunikan ikan tersebut.

Baca juga: Ikan Air Payau

Cara Budidaya Ikan Cupang

Cara Budidaya Ikan Cupang

Ikan Cupang merupakan ikan yang mudah untuk dipelihara karena bisa hidup di air tawar yang minim oksigen. Selain itu, Anda juga tidak perlu menyiapkan banyak peralatan karena ikan ini bisa hidup tanpa aerator dan bisa diletakkan hanya di toples.

Namun jika anda menginginkan hasil yang lebih baik, maka Anda bisa tetap menggunakan aerator pada wadah ikan cupang yang anda miliki.

Untuk memulai budidaya ikan cupang, Anda harus memilih jenis ikan mana yang ingin Anda pelihara terlebih dahulu. Ikan cupang sendiri terbagi atas dua jenis, yaitu jenis hias dan aduan.

Setelah menentukan jenis ikan, sediakan tempat atau wadah untuk si ikan agar anda bisa melakukan budidaya. Berikut beberapa tahap budidaya ikan cupang.

1. Memilih Bibit

Langkah pertama ketika Anda akan melakukan budidaya adalah Anda perlu mencari indukan yang berkualitas agar Anda bisa mendapat keturunan yang baik.

Anda perlu mencari indukan yang tidak memiliki penyakit dan bentuk sirip yang baik. Setelah itu, masukkan pada wadah yang Anda pilih.

Kemudian jangan lupa untuk memisahkan ikan yang betina dengan yang jantan setelah masuk usia matang atau siap untuk dikawinkan. Ada beberapa ciri yang menandakan jika ikan cupang telah matang.

2. Perbedaan Jantan dan Betina

Bagi Anda yang belum mengetahui apa saja perbedaan antara ikan cupang betina dengan jantan, berikut ada beberapa perbedaan di antara keduanya.

JantanBetina
Cenderung lincahCenderung lamban
Memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dan ekor yang mengembangEkor dan siripnya lebih pendek dan ukuran tubuh yang lebih kecil
Warna yang cenderung cerahWarnanya yang cenderung kusam
Ikan jantan dewasa yaitu mulai antara 4 sampai 8 bulan, memiliki gerakan yang lincah dan bentuk tubuh yang panjangIkan betina dewasa yaitu berusia kisaran 3 sampai 4 bulan, gerakan tubuh yang lambat dan bentuk perut yang sedikit membuncit.

3. Tahap Pemijahan

Pada proses pemijahan yang perlu Anda siapkan yaitu akuarium kubus sebesar 20 cm. Jangan lupa untuk menyiapkan gelas plastik untuk meletakkan cupang betina.

Biasanya ikan cupang mampu menghasilkan hingga seribu telur yang akan menetas dalam kurun waktu 24 jam setelah proses pembuahan.

Namun umumnya dalam satu proses perkawinan hanya ada sekitar 50 ikan yang bisa dipanen. Untuk induk jantan dapat dikawinkan hingga delapan kali, namun untuk betina hanya bisa dikawinkan satu kali saja.

Untuk proses pemijahan yaitu dimulai dengan mengisi akuarium dengan air bersih yang jernih dengan tinggi sekitar 10 sampai 15 cm dan jangan lupa juga untuk meletakkan sedikit tumbuhan air di akuarium seperti kayambang.

Kemudian masukkan ikan jantan ke dalam akuarium dan biarkan selama satu hari di dalamnya. Anda juga bisa memasukkan ikan betina ke gelas dan merendamnya di akuarium agar si jantan menghasilkan gelembung.

Setelah mulai terbentuk gelembung gelembung yang akan menjadi tempat telur, maka masukkan ikan betina ke dalam akuarium dan Anda bisa menutup akuarium dengan koran karena ikan ini cukup sensitif ketika masa kawin.

Setelah terjadi pembuahan dan telur sudah masuk ke dalam gelembung, maka Anda perlu mengangkat si betina agar tidak memakan telur tersebut dan biarkan si jantan di dalam karena ikan jantanlah yang akan menjaga telur.

Anda tidak perlu memberi makan si jantan selama 3 hari hingga telur telur menetas. Jika telur sudah menetas menjadi burayak, maka Anda bisa memberi makan ikan tersebut dengan jumlah secukupnya karena jika terlalu banyak justru akan menyebabkan air kotor dan menyebabkan burayak mati.

Jika umur burayak sudah dua minggu, Anda bisa memindahkan ikan jantan. Kemudian letakkan si burayak pada wadah yang memiliki ukuran lebih besar dan beri pakan di dalamnya.

Setelah ikan tersebut berusia sekitar 1, 5 bulan maka Anda sudah bisa memisahkan ikan ikan tersebut berdasarkan jenis kelamin ke tempat pembesaran.

4. Pakan Ikan Cupang

Lalu bagaimana cara memberi makan pada ikan Anda? Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memberi pakan si ikan hias air tawar ini. Beberapa makanan yang bisa Anda berikan pada ikan ini yaitu cacing hingga serangga seperti kutu dan jentik jentik. 

Untuk pemberian pakan ikan sendiri yaitu jangan terlalu banyak karena akan membuat air kotor. Anda bisa memberi makan sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari.

Beri makan ikan secukupnya dan buang sisa makanan yang tidak dihabiskan karena dapat mencemari air ikan. Beri pakan secara teratur agar ikan berkembang dengan baik.

Cara Merawat Ikan Cupang

Cara Merawat Ikan Cupang

Seperti yang Anda ketahui jika ikan ini memiliki ketahanan tubuh yang baik, ikan ini mudah dipelihara karena ia bisa hidup tanpa menggunakan aerator. Meskipun begitu, Anda perlu memberikan filter pembersih agar kesehatan ikan terjaga. 

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan kualitas air dengan mengganti air dalam wadah setiap hari atau beberapa hari sekali.

Perlu diperhatikan kembali jika ikan ini hidup di air tawar. Jadi, Anda bisa memberikan air sungai atau sumur yang bersih dan jernih dengan ditambahkan sedikit tanaman air.

Yang harus diperhatikan adalah, jangan beri air di wadah ikan dengan air yang diberi kaporit atau klorin karena zat tersebut tidak baik untuk si ikan.

Anda juga bisa memberikan garam sekitar o,1 persen dari jumlah air. Garam ini dapat berfungsi untuk menyeimbangkan osmosis ikan cupang dan bisa menjaga kondisi tubuh ikan apabila dengan takaran yang cukup atau tidak terlalu banyak.

Selain memberi sedikit garam, untuk mengembangkan ikan lebih baik lagi, Anda juga bisa menjemur ikan di bawah sinar matahari. Tidak perlu sering, Anda bisa rutin menjemur ikan tersebut sesekali saja. Sinar matahari akan membunuh kuman serta bakteri pada ikan dan wadah.

Untuk peletakan ikan, sebaiknya Anda tidak meletakkan dua atau lebih ikan jantan dewasa dalam satu wadah karena akan menyebabkan ikan saling berkelahi. Anda bisa memisahkan ikan jantan dewasa di tempat yang berbeda. 

Khusus untuk ikan aduan, Anda bisa meletakkan ikan pada toples kecil dan jangan meletakkan toples secara berdekatan karena si ikan bisa menyerang melalui kaca toples.

Penggantian Air

Ketika Anda mengganti air di akuarium ikan dan membersihkan ikan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Anda bisa meletakkan ikan di wadah lain dengan saringan. Kemudian bersihkan wadah atau akuarium ikan dengan bersih dan jangan gunakan sabun atau detergen untuk membersihkannya.

Anda bisa membersihkan wadah dengan spon atau alat lain hingga bersih dan jangan lupa untuk membersihkan aksesoris ikan. Setelah bersih, Anda bisa mengisinya kembali dengan air dan Anda bisa memasukkan kembali ikan ke dalam wadah.

Tips Menjual Ikan Cupang

Jika Anda sangat menyukai ikan cupang dan ingin berbisnis dengan ikan ini apalagi Anda tidak perlu modal banyak untuk menjual ikan tersebut. Ada beberapa tips yang bisa Anda coba agar mendapat keuntungan dari usaha ikan ini.

Kebanyakan yang tertarik dengan ikan ini adalah anak anak dan pecinta ikan hias. Jadi, Anda bisa menjual ikan ini di tempat dekat sekolah atau di dekat pasar.

Anda juga bisa mempromosikan ikan Anda melalui media sosial dengan mengupload jenis jenis ikan cupang dan gambarnya.

Sosial media memang menjadi tempat yang sangat digemari banyak orang untuk mempromosikan barangnya. Jadi, Anda bisa memanfaatkan akun Anda untuk menjadi sarana promosi ikan Anda.

Ikan cupang adalah salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki tubuh kecil dengan warna yang unik. Ikan cantik tersebut sangat digemari oleh beberapa kalangan sebagai ikan hias di rumah mereka. 

Selain harganya yang murah, merawat ikan ini pun tidak begitu sulit karena ikan ini memiliki ketahanan tubuh yang baik.

Namun siapa sangka, ikan yang biasanya dijual murah tersebut ternyata memiliki beberapa jenis dengan harga jual hingga puluhan juta rupiah. Namun tidak semua jenis ikan ini dapat dijual dengan harga mahal, tergantung jenis dan bentuknya. 

Dengan perawatan yang baik dan pemberian makan yang rutin, maka Anda bisa mengembangkan ikan hias tersebut. Ikan ini banyak digemari oleh banyak orang tak terkecuali jenis ikan cupang termahal.

Tinggalkan komentar