Ikan Air Payau

Beranda » Ikan » Ikan Air Payau

Budidaya ikan merupakan bisnis yang lumayan menjanjikan untuk dicoba. Apalagi mencoba budidaya ikan air payau super mudah untuk para pemula di bidang ini.

Bisnis ikan berpotensi untuk mendapatkan keuntungan yang banyak dengan cara perawatan dan budidaya yang tepat. Karena setiap orang pasti membutuhkan makanan, dan ikan merupakan sumber energi yang kaya gizi.

Lalu mengapa ikan jenis air payau? Pemilihan jenis ikan ini sangat menguntungkan karena pemeliharaannya singkat. Durasinya lebih pendek dibanding budidaya ikan air tawar.

Apa itu ikan jenis air payau? Ikan yang hidup di air payau adalah ikan yang hidup di air laut dan air tawar. Anda bisa menemukan ikan jenis ini di dekat pesisir sekitar muara sungai.

Ikan jenis air payau terdapat banyak sekali jenisnya dan mungkin tidak asing ditelinga Anda. Untuk penjelasan lebih lanjutnya dapat Anda pahami melalui pembahasan berikut.

Jenis Ikan Air Payau

Jenis ikan yang hidup di air payau cukup banyak, dan sebagian besar memang merupakan ikan yang familiar untuk masyarakat Indonesia. Seperti halnya ikan kakap, bawal dan bandeng, untuk penjelasannya sebagai berikut.

Ikan Kakap Putih

Ikan Kakap Putih

Siapa yang tidak pernah mendengar nama ikan kakap putih? Hampir semua orang mungkin pernah merasakan kelezatannya. Tentunya ikan ini sangat populer di lidah para pecinta kuliner ikan.

Nama latin dari ikan kakap putih sendiri yaitu Lates Calcarifer. Ikan yang merupakan jenis karnivora dan memangsa ikan yang ukurannya lebih kecil darinya ini memiliki banyak sebutan.

Salah satu sebutan untuk ikan ini dari pemancing adalah Palmer Perch dan Nile Perch. Ikan jenis air payau satu ini dapat hidup lama dalam air dengan panjang 1,8 meter serta berat 60 Kg.

Baca juga: Ikan Sepat

Ikan Bandeng

Ikan Bandeng air payau

Jenis ikan yang hidup di air payau selanjutnya adalah ikan bandeng. Ikan yang terkenal dengan durinya yang kecil-kecil, namun cita rasanya selalu lezat.

Banyak sekali penikmat ikan satu ini, walau harus berjuang untuk memakannya tanpa memakan durinya. Tapi tahukah Anda? Ikan satu ini tidak hanya hidup di air tawar, namun juga air laut.

Selain murah dan banyak ditemui di pasar, ikan ini juga kaya akan protein dan gizi tinggi. Jadi tidak heran banyak yang suka konsumsi ikan ini atau diolah dengan berbagai bentuk.

Ikan Kerapu Bebek

Ikan Kerapu Bebek

Ikan kerapu bebek atau dengan nama latin Chromileptes altivelis ini juga masuk dalam keluarga ikan jenis air payau. Banyak sekali Anda akan temui ikan jenis ini di muara sungai.

Namun mungkin saat ini cukup sulit untuk ditemui, hal ini merupakan dampak dari penangkapan ikan dengan cara salah. Ikan ini memiliki cita rasa yang sama enaknya  dengan ikan jenis air laut maupun darat.

Ikan Sidat

Ikan Sidat air payau

Jenis ikan selanjutnya adalah ikan sidat, ikan yang hampir menyerupai belut bentuknya. Namun terdapat perbedaan dari kulit ikan sidat ini yang tidak mengandung lendir seperti belut.

Ikan ini bisa Anda ditemui dengan mudah di perairan asin maupun tawar. Untuk masalah rasa tentunya enak dan sangat cocok untuk orang Indonesia.

Ikan Bawal

Ikan Bawal air payau

Ikan yang masih dalam satu keluarga dengan ikan piranha ini memiliki sifat yang agresif. Ikan ini bernama ikan bawal, dengan nama latin yaitu bramidae.

Walau terlihat sekilas seperti ikan piranha, ikan ini tidak kalah enak ketika digoreng maupun diolah dalam bentuk apapun. Cita rasanya yang gurih menjadikannya banyak dicari untuk santapan makan siang.

Ikan bawal hidup juga di laut maupun tawar, maka dari itu dikategorikan sebagai ikan jenis air payau.

Ikan Mujair

Ikan Mujair air payau

Ikan mujair juga termasuk dalam jenis ikan yang bisa hidup di air payau. Mungkin Anda lebih familiar dengan ikan mujair yang hidup di air tawar.

Namun dengan perkembangan yang ada ikan ini dapat hidup dengan baik di air payau. Beberapa pengalaman yang ada membuktikan bahwa ikan di air payau memiliki kualitas bibit yang lebih baik.

Ikan Belanak

Ikan Belanak

Apakah Anda pernah mendengar ikan belanak? Ikan jenis satu ini juga termasuk dalam jenis ikan yang hidup di air payau.

Ikan yang hampir menyerupai ikan bandeng ini juga bisa hidup di perairan laut tropis maupun subtropis. Walau terdengar jarang mendengar ikan jenis ini, untuk pasar Indonesia sendiri semakin marak dibudidayakan.

Ikan Nila

Ikan Nila air payau

Ketika Anda di restoran, banyak yang diburu adalah ikan kakap dan ikan nila, bukan?! Ikan nila dianggap hanya bisa hidup di air tawar saja, namun faktanya ikan jenis ini bisa hidup di air payau.

Ikan ini lumayan banyak diburu para pemancing mania di Indonesia. Sebagai informasi saja, ikan ini sudah berhasil dibudidayakan dengan baik di Lampung, Sumatra hingga Jawa timur.

Ikan Penyumpit

Ikan Penyumpit

Ikan selanjutnya adalah ikan penyumpit, selain bernama penyumpit ikan ini juga memiliki nama ikan pemanah. Salah satu ikan yang baik untuk hidup di air payau ini memiliki keunikan dengan suka menyemburkan air dari mulutnya.

Keunikan tersebut merupakan cara ikan ini untuk menangkal gangguan musuh. Ikan ini juga suka untuk hidup di dekat pohon bakau, karena terdapat mangsa yang bisa dimangsa oleh ikan ini.

Ikan Kiper

Ikan Kiper

Ikan yang lumayan cocok untuk dipelihara dalam sebuah akuarium adalah ikan kiper. Ikan ini juga tentunya masuk dalam jenis ikan yang bisa hidup sebagai ikan air laut maupun tawar.

Maka dari itu banyak yang menyebutnya sebagai ikan hias air payau. Bentuknya yang pipih dan memiliki bintik hitam hampir di setiap badannya.

Udang

Udang

Jenis selanjutnya bukan termasuk ikan dalam penyebutannya, namun hewan berikut bernama udang air payau. Udang sendiri dapat hidup di air payau atau air laut dan air tawar.

Udang juga merupakan hewan yang bisa dibudidayakan dan memiliki potensi yang menjanjikan. Apakah Anda tertarik?

Kepiting

Kepiting

Sama halnya dengan udang, kepiting juga bisa hidup dalam dunia jenis perairan. Tentunya ini berbeda dengan jenis yang hidup di laut yang bernama rajungan.

Kepiting sendiri memiliki nilai jual yang tinggi dan banyak para pengusaha yang berlomba untuk membudidayanya. Karena mau diakui, cukup sulit mengandalkan hasil tangkapan saat memancing.

Cara Budidaya Ikan Air Payau

Budidaya ikan yang hidup di air payau tidak jauh berbeda dengan budidaya ikan air tawar. Yang membedakan hanyalah dari segi air yang digunakan untuk budidaya ikan tersebut.

Ikan jenis ini memiliki potensi yang sangat baik untuk dibudidaya. Omset yang akan didapatkan juga tidak sedikit, ketika Anda tekun dalam melakukan perawatan terhadap ikan.

Penjelasan terkait cara merawat dan budidaya ikan jenis ini sebagai berikut.

Lokasi Kolam

tanah lapang

Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah dari pemilihan lokasi kolam. Ini bertujuan untuk mempermudah pengisian air di kolam dalam menjaga kualitas air.

Karena air payau adalah gabungan untuk dua jenis air, yaitu air tawar dan laut. Maka sebaiknya lokasi kolam sebaiknya dekat dengan muara sungai.

Pembuatan Kolam

kolam air payau

Setelah lokasi sudah ditentukan dan selanjutnya adalah pembuatan kolam itu sendiri. Dalam hal ini tergantung dengan luas tanah dan keperluan Anda sendiri.

Anda bisa membuat kolam permanen atau kolam yang hanya dilapisi dengan terpal dan plastik. Karena tentunya yang berpengaruh adalah bagaimana perawatan Anda nantinya kepada ikan.

Tinggi untuk kolam ikan jenis ini idealnya adalah 1,5 meter, karena pengisian airnya akan setinggi 1 meter. Jika terlalu dangkal, hal ini akan mempersulit untuk plankton hidup yang membantu perkembangan ikan.

Lalu, Anda juga tidak boleh melupakan membuat saluran pembuangan air, jadi hal ini akan mempermudah dalam pengisian air. Kalau tidak, saat musim hujan juga akan sulit ketika air membludak tanpa saluran pembuangan air.

Persiapkan Air

budidaya ikan air payau

Setelah kolam telah disesuaikan dengan ukuran sebelumnya, sekarang saatnya untuk mulai mengisi kolam dengan air. Tingginya air sebaiknya 30 cm terlebih dahulu, hal ini bertujuan untuk mengisi kolam dengan mikroorganisme atau plankton.

Anda bisa mengikuti cara berikut.

  • Buatlah larutan antara campuran larutan EM4 dengan gula, lalu didiamkan selama 24 jam. 1 liter dapat diaplikasikan untuk kolam ukuran 3m x 10 m x 1,5 m.
  • Lalu siramkan pupuk yang organik untuk ukuran 1 liter pada kolam ukuran 8m x 10m x 1,5m. Usahakan pupuk dalam bentuk cair.
  • Kemudian taburi pupuk NPK ke kolam secara menyeluruh.
  • Lalu diamkan air selama 7 hari lamanya, hingga berubah warna menjadi hijau jernih.
  • Terakhir adalah isi kembali kolam hingga tinggi 1 m.

Masukkan Bibit Ikan

bibit ikan air payau

Sebelum menebarkan bibit, Anda sebaiknya memasukkan terlebih dahulu bibit dalam kantong plastik ke kolam. Hal ini bertujuan untuk menyamakan suhu dengan kolam.

Jika durasi sudah cukup lama, barulah membuka kantong tersebut secara perlahan. Untuk jenis bibit sendiri, harus diperhatikan ukuran yang sesuai untuk ukuran kolam Anda.

Setelah itu, jangan beri pakan bibit yang baru Anda masukan tadi. Tunggu terlebih dahulu sekitar 24 jam lamanya.

Pemberian Pakan

pemberian pakan ikan

Pemberian makan terhadap ikan jenis air payau harus disesuaikan dengan ukuran, berat dan usia ikan Anda. Pada bulan awal sebaiknya ikan diberi pakan hanya sebesar  5% saja dari berat badan ikan tersebut.

Setiap bulannya persentase pemberian pakan diturunkan, karena berat ikan akan bertambah. Ditakutkan akan merusak kualitas dari ikan jenis air payau tersebut.

Sirkulasi Air yang Baik

sirkulasi air kolam ikan

Selain dari pemberian pakan yang diatur sedemikian rupa, sirkulasi air juga harus selalu terjaga. Kapasitas oksigen juga harus  merata dan seimbang untuk kolam Anda.

Hal ini bisa diantisipasi menggunakan kincir air pada kolam. Jadi gunakanlah kincir air dalam sehari sebanyak 2 kali dengan durasi satu hingga dua jam dalam sekali putar.

Jaga Kualitas Air

pergantian air kolam

Komponen terpenting lainnya adalah kualitas air dari kolam ikan Anda. Tanpa penjagaan yang baik untuk kualitas air sendiri dapat mengakibatkan ikan banyak yang mati.

Tidak hanya mati, mungkin akan terdapat beberapa penyakit yang menyerang ikan tersebut. Pergantian air sendiri biasanya 3 hingga 4 minggu sekali, karena banyak faktor yang akan membuat kualitas air turun

Mungkin saja kadar garam berkurang karena hujan, atau juga kadar pH airnya  berubah. Disaat sedang melakukan pengurasan, Anda juga harus sekalian melakukan pengisian air ke kolam tersebut.

Penanggulangan Penyakit

obat budidaya ikan air payau

Tidak hanya manusia, ikan juga banyak terserang penyakit ketika perawatan tidak terlalu baik. Dalam mencegah banyaknya kasus penyakit pada ikan, Anda bisa menggunakan EM4.

Larutan tersebut berfungsi untuk mengurangi mikroorganisme patogen yang berbahaya  bagi ikan dalam kolam. Selain itu, pemberian vitamin juga harus Anda lakukan, seperti halnya manusia.

Vitamin sendiri berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh dari ikan tersebut. Terlebih lagi jangan pernah lupa untuk menjaga kualitas dari air dalam kolam.

Panen dan Pasca Panen

panen ikan

Seperti sudah dibahas sebelumnya, keunggulan dari budidaya ikan air payau sendiri adalah dari durasi panen yang tidak lama. Jika biasanya ikan air tawar sekitar 6 bulan lamanya, untuk ikan jenis air payau sendiri hanya 4 bulan saja.

Anda bisa menggunakan dua cara dalam memanen ikan yaitu dengan menggunakan jaring hingga menguras kolam. Ketika perawatan dilakukan dengan baik, bisa dipastikan hasilnya juga memuaskan.

Setelah panen, jangan langsung melakukan pengisian air ke kolam. Karena ditakutkan bisa saja masih banyak bakteri atau hama yang terdapat di dalam kolam.

Anda bisa menunggu terlebih dahulu selama 7 hari dan lakukan pembersihan yang baik pada kolam. Tidak hanya kolam saja, bersihkan juga alat pendukung, seperti kincir dengan baik.

Setelah semuanya selesai dan kolam sudah kering, Anda bisa menyemprotkan disinfektan. Hal ini bisa bertujuan untuk melakukan sterilisasi pada kolam dan siap diisi kembali.

Demikian merupakan penjelasan terkait bagaimana budidaya ikan jenis air payau yang mudah. Tentunya hasil dari budidaya tersebut dapat Anda dapatkan secara maksimal, ketika prosesnya juga Anda lakukan tekun.

Tidak perlu berputus asa ketika budidaya ini tidak berhasil di awalnya. Karena budidaya ikan membutuhkan fokus penuh dan ketelitian yang baik.

Semoga artikel terkait jenis dan budidaya ikan air payau diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terlebih lagi untuk Anda yang memang ingin merambah bisnis satu ini.

Tinggalkan komentar