Ikan Hias Air Tawar

Beranda » Ikan » Ikan Hias Air Tawar

Dibandingkan dengan ikan air laut, Ikan hias air tawar lebih mudah didapatkan serta dirawat. Terlebih pemeliharaannya juga tidak membutuhkan banyak biaya.

Untuk keindahan, ikan air tawar tentu tidak perlu diragukan lagi. Jika beberapa ikan hias itu dipadukan, pasti akuarium dan ruangan akan lebih ramai dan berwarna-warni.

Yang perlu anda ketahui, faktanya ada beberapa ikan hias air tawar yang bisa dicampur, namun ada juga yang harus dihindari agar tidak dicampurkan.

Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur

Sebagian besar ikan hias air tawar yang bertahan lama dan memiliki daya tahan yang kuat adalah ikan yang mampu dicampurkan dalam satu akuarium.

Berikut dibawah ini adalah diantaranya:

1. Ikan Discus

Ikan Hias Air Tawar Discus

Meski berasal dari sungai Amazon, ikan discus termasuk ikan air tawar yang  mudah bersosialisasi. Panjangnya bisa mencapai 15-25 cm dan bukan termasuk ikan yang terlalu mahal.

Ikan discus dijual dengan harga Rp 45.000 sampai Rp 350.000. Ikan discus yang dibandrol harga yang cukup mahal adalah seharga Rp 700.000 yakni jenis ikan discus red.

2. Ikan Guppy

Ikan Hias Air Tawar Guppy

Ikan Guppy atau ikan Cere populer karena ekornya yang panjang dan berwarna-warni. Selain mudah berkembang biak, ikan ini juga mudah bersosialisasi, asalkan bukan dengan ikan predator.

Ikan guppy di pasaran dapat dibeli dengan harga Rp 25.000 – Rp 400.000. Ada pula yang dijual dengan harga 1 juta rupiah yakni ikan guppy jenis young pair champion purple

3. Ikan Mas Koki

Ikan Mas Koki

Ikan ini dipercaya membawa keberuntungan serta disukai karena tonjolan kepala dan perutnya yang besar. Ikan mas koki adalah jenis ikan yang cukup ramah dan tidak agresif sehingga bisa dicampur dengan ikan jenis lain.

Ikan mas koki di pasaran bisa dibeli dengan kisaran harga Rp 5.000 – Rp 20.000. Untuk jenis ikan mas koki istimewa dijual harga Rp 25.000 – Rp 100.000.

Sedangkan yang termahal adalah ikan mas koki the white teleskop yakni 1 juta per ekor untuk ukuran 5-10 cm. Apakah anda tertarik?

4. Ikan Koi

Ikan Hias Air Tawar Koi

Ikan Koi dikenal sebagai pembawa keberuntungan karena bentuk dan coraknya yang unik. Perawatannya juga mudah, Anda bisa memberinya satu jenis makanan untuk banyak ikan di akuarium.

Meskipun dapat dicampur dengan ikan jenis lain, ikan koi mudah stres jika disatukan dengan ikan predator. Jadi, pastikan ikan lain yang akan dicampurkan ke dalam akuarium.

Ikan koi dijual dengan harga Rp 10.000 – Rp 400.000 tergantung dari ukurannya. Sedangkan ikan koi showa super dijual 1 juta per ekor, ikan koi kohaku dewasa 2 juta per ekor.

Dan yang paling mahal dimiliki oleh ikan koi slayer platinum super, yakni seharga 5 juta per ekor.

5. Ikan Corydoras

Ikan Hias Air Tawar Corydoras

Ikan berukuran sekitar 120 mm ini termasuk ikan yang pendiam dan pemalu. Jika perawatannya baik, ikan ini dapat bertahan hidup hingga 5-10 tahun. Tapi tenang, perawatan ikan Corydoras terbilang cukup mudah.

Jenis ikan corydoras yang murah dijual dengan harga sekitar Rp 2.000 – Rp 30.000. Sedangkan ikan corydoras termahal dimiliki oleh corydoras vulcan, karena dijual hingga harga 10 juta per ekor.

6. Ikan Molly

Ikan Hias Air Tawar Molly

Meskipun bisa dicampur, tapi ikan Molly tidak boleh disatukan dengan ikan yang berukuran sama. Karena ikan berukuran 5-10 cm ini termasuk hewan omnivora.

Harga ikan molly berkisar antara Rp 1.000 – Rp 5.000. Untuk ikan molly golden thailand dijual dengan harga Rp 8.000, sedangkan untuk ikan molly termahal dimiliki oleh jenis ikan black molly yakni seharga Rp 10.000.

7. Ikan Cupang

Ikan Hias Air Tawar Cupang

Ikan cupang termasuk salah satu ikan air tawar yang mudah dipelihara. Meskipun sifatnya sukup agresif, tapi ikan cupang bisa dicampur dengan ikan jenis lain, dengan catatan ikan tersebut lebih besar dari ikan cupang.

Jadi pastikan untuk menjadikannya sebagai ikan terakhir yang masuk ke dalam akuarium. Tapi tetap awasi hingga beberapa hari ke depan untuk memastikan menariknya sewaktu-waktu.

Jika hendak mencampurnya dengan ikan sejenis, ikuti aturan mencampur ikan cupang jika Anda adalah pecinta ikan. Umumnya, ikan cupang dijual dengan harga Rp 5.000 – Rp 300.000.

Untuk ikan cupang termahal di indonesia dijual dengan harga Rp 10.000 sampai 2.000.000. Sedangkan penjualan ikan cupang termahal di dunia dimiliki oleh ikan cupang kachen worachai yakni 20 juta.

Jenis Ikan Hias Air Tawar yang Tidak Bisa Dicampur

Sebagian jenis ikan hias predator adalah ikan yang tidak bisa dicampur dengan ikan lain. Pasalnya, sifat yang agresif dan cenderung menguasai wilayah akan membuat ikan lainnya tidak bisa bertahan hidup.

Jadi, ada baiknya untuk membuat sebuah akuarium pribadi yang luas. Meskipun begitu, ikan hias air tawar terindah kebanyakan dimiliki oleh jenis ikan hias yang tidak bisa dicampur, berikut diantaranya.

1. Ikan Louhan

Ikan Louhan

Ikan louhan mungkin dapat dicampur dengan beberapa ikan tertentu. Akan tetapi lebih baik jika membiarkannya sendirian dalam akuarium.

Pada hakikatnya, perilaku ikan louhan sering mengganggu dan tidak ingin didekati. Sifatnya yang agresif dan teritorial membuatnya mudah menyerang ikan lain, bahkan terhadap pemiliknya sendiri sehingga butuh perkenalan terlebih dahulu selama beberapa waktu.

Makanan ikan louhan tidak begitu sulit, Anda bisa memberinya makanan segar atau kering. Seperti ikan kecil dan cacing yang masih hidup atau makanan kering yang mengandung protein.

Ikan louhan lokal anakan dibandrol seharga Rp 200.000 – Rp 400.000. Sedangkan untuk dewasa seharga Rp 600.000 – Rp 3.500.000.

2. Ikan Arwana

Ikan Arwana

Raja ikan hias ini memiliki harga yang sangat fantastis karena dianggap membawa keberuntungan. Ikan Arwana akan tampak elegan saat meliuk-liuk dan menunjukkan sisik gemerlapnya sehingga dijuluki sebagai ikan hias air tawar tercantik sekaligus termahal.

Terlebih lagi ikan arwana platinum yang merupakan jenis ikan hias air tawar langka. Habitat aslinya ada di perairan Afrika, Asia Tenggara hingga Amerika Serikat.

Di balik pesonanya yang menawan, ikan arwana termasuk ikan predator di alam liar. Untuk itu tidak mudah menggabungkan ikan ganas ini dengan ikan lain.

Ikan arwana dihargai mulai 2 juta sampai dengan 4,5 juta. Untuk jenis yang mahal dijual antara 18 juta – 56 juta yaitu arwana batik.

Jenis ikan arwana yang menjadi ikan hias air tawar termahal dimiliki oleh jenis arwana platinum. Ikan arwana platinum dijual sampai seharga 5,7 miliar.

Pasalnya ikan tersebut berwarna platinum mengkilap sehingga memiliki tampilan yang sangat memukau, unik dan elegan.

3. Ikan Lemon

Ikan Lemon

Dinamakan ikan lemon karena warnanya yang kuning cerah seperti buah lemon. Karena warnanya yang cukup unik, ikan lemon menjadi salah satu ikan hias air tawar yang cantik untuk dipelihara di akuarium.

Namun ikan hias yang berasal dari Afrika ini memiliki sifat territory dan hidup soliter. Meskipun tampilannya cantik, ikan lemon tidak bisa dicampur dengan ikan yang lainnya.

Harga ikan lemon antara Rp 2.500 – Rp 4.900, ikan lemon CAE Rp 5.000 dan untuk ikan size xl Rp 12.500.

4. Ikan Oscar

Ikan Oscar

Meskipun habitat aslinya ada di sungai Amazon, akan tetapi ikan oscar tergolong mudah dipelihara. Perawatannya pun cukup mudah, yakni dengan menyediakan akuarium dan memberinya makanan yang tepat.

Namun ikan ini sangat agresif, sehingga jangan berniat untuk mencampurnya dengan ikan yang lain.

Harga ikan Oscar antara Rp 25.000 – Rp 250.000. Ada pula yang dijual dengan harga murah, yakni sekitar Rp 7.000 sampai Rp 25.000.

Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar

Cara Merawat Ikan Hias Air Tawar

Sekecil dan sebesar apapun harga yang dibandrol, ikan tetaplah membutuhkan perawatan khusus. Pastikan anda sudah memahami beberapa panduan dibawah ini sebelum memelihara ikan hias.

1. Menentukan jenis ikan hias

Sebaiknya putuskan dulu jenis ikan hias yang akan dimasukkan dalam akuarium. Serta ketahui jenis ikan yang dapat dicampur dan yang soliter atau hidup sendiri. 

2. Menyesuaikan akuarium

Semakin luas tempat yang dimiliki, akan membuat ikan dapat bergerak bebas dan mudah tidak stres. Jadi jangan terlalu banyak ikan dalam satu tempat agar tidak terlalu sesak.

Usahakan untuk tidak memindah-mindah akuarium. Pilih tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung dan tempatkan di permukaan yang rata.

Beri arus yang tenang agar ikan tidak mudah terkena stres. Serta pasang pemanas untuk mengatur suhu, karena setiap ikan membutuhkan suhu tertentu.

Pasang juga alat untuk sistem filtrasi untuk menjaga kebersihan air akuarium atau kolam ikan dan dapat menghilangkan kontaminan.

Tambahkan substrat seperlunya untuk media tanam dan dekorasi keindahan aquarium. Umumnya gunakan 450 gram batu, pasir dan kerikil untuk 4 liter air.

Pemberian ornamen juga harus diperhatikan. Karena sering digunakan sebagai persembunyian ikan, maka pastikan tidak membahayakan ikan. Usahakan menggunakan tanaman hidup yang dapat menambah kadar oksigen di dalam akuarium.

3. Perawatan Ikan

Sebelum memasukkan ikan ke dalam akuarium atau kolam, berikan sedikit air akuarium ke dalam kantong plastik ikan dan apungkan di permukaan akuarium. Setelah 5 menit, miringkan kantong plastik agar ikan berenang dengan sendirinya masuk ke dalam akuarium.

Selanjutnya beri makan ikan secara teratur dan jangan terlalu banyak, cukup dua kali sehari. Uji tingkat PH air seminggu sekali dengan kisaran aman 6,6 – 7,8, serta ganti filter dan air parsial sebulan sekali. Bersihkan akuarium secara teratur setiap seminggu dengan spons alga dan sikat.

Jika ada ikan yang tidak sehat, pisahkan ikan yang tidak sehat tersebut dan pastikan kondisi air ideal dan bersih. Beri kondisioner saat air masih di kaleng dan tunggu sampai efeknya menyeluruh atau baca panduannya di pada kemasan.

4. Makanan Alami Ikan Hias Air Tawar

Makanan juga merupakan bagian terpenting dalam memelihara ikan hias. Supaya kebutuhan asupan nutrisi ikan tetap terpenuhi, Anda bisa memberinya makanan segar, makanan buatan atau makanan yang alami.

Pakan alami untuk ikan bisa Anda dapatkan dari sumber air atau sayur-sayuran. Seperti sayur wortel yang berguna untuk mempercepat proses pewarnaan dan membentuk jidat ikan louhan.

Sementara untuk tambahan vitamin dan penambah nafsu makan, Anda dapat memberikan timun sebagai makanan.

Ada pula kacang polong yang bermanfaat untuk peningkatan stamina ikan hias. Pakan alami juga memiliki gizi yang lengkap serta segudang manfaat untuk ikan hias.

Sedangkan untuk pakan alami cukup mudah didapatkan karena anda bahkan bisa dibudidayakan sendiri. Berikut beberapa makanan alami yang cocok untuk ikan hias air tawar.

PakanKeterangan
Kutu airKutu air mengandung protein yang bagus sehingga cukup dianjurkan sebagai makanan ikan hias yang sudah dewasa.
Jentik nyamukKarena kaya akan protein, jentik nyamuk juga dapat memperlancar proses reproduksi. Untuk itu jentik nyamuk menjadi makanan favorit bagi ikan hias.
Udang KecilBentuknya yang kecil, memudahkan ikan hias yang masih kecil untuk mengkonsumsinya.
Cacing sutraCacing Sutra mengandung banyak organik yang baik untuk tumbuh kembang ikan.
InfusoriaInfusoria dapat meningkatkan kehidupan benih sebanyak 60-80% sehingga cocok untuk benih yang baru menetas.
Larva seranggaLarva serangga dapat menjadi sumber protein bagi ikan.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kodok ataupun ikan kecil. Namun pastikan makanan tersebut harus lebih kecil dari ikan yang akan mengkonsumsinya.

Dalam memberikan makan, pastikan untuk tidak berlebihan, cukup sesuaikan dengan kebutuhan ikan. Untuk pakan yang berupa cairan atau larutan, Anda bisa menggunakan spray. Sedangkan untuk tepung, taburkan seperlunya pada area tertentu.

Sementara untuk pakan buatan, berikan secara berangsur-angsur. Hentikan jika ikan sudah tidak menyambar makanan tersebut. Usahakan untuk menempatkan makanan di area yang sama agar ikan tahu tempat makanannya datang.

Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar

Cara Budidaya Ikan Hias Air Tawar

Selain menarik sebagai hewan peliharaan, ada baiknya juga anda mengetahui cara budidaya ikan hias air tawar jika ingin menjadikannya sebagai bisnis.

1. Menyediakan Wadah

Hal yang perlu dipersiapkan adalah lahan yang cukup untuk budidaya ikan hias. Jika ingin budidaya ikan hias air tawar di akuarium, maka ukuran akuarium harus yang berukuran besar.

Karena wadah tersebut akan menampung tubuh ikan dari kecil hingga dewasa. Selain itu, persiapan wadah pemeliharaan nantinya akan digunakan untuk:

  • Tempat perawatan induk
  • Tempat pemijahan
  • Tempat penetasan telur
  • Tempat pendederan
  • Tempat pembesaran
  • Tempat untuk penampungan hasil

Ketahui terlebih dahulu jenis-jenis ikan hias yang akan diternak. Karena nantinya, wadah harus sesuai dengan lingkungan hidup ikan yang akan dibudidayakan.

Perlu diperhatikan juga untuk suhu air harus berkisar antara 24-30 C dan 30-60 cm untuk kecerahan air. Untuk keasaman (PH) kurang dari 6-7, sementara oksigen terlarut harus >3 ppm. 

2. Pakan

Anda bisa menggunakan pakan alami yang sudah disebutkan di atas. Atau untuk pakan buatan, Anda harus menyesuaikannya dengan kebutuhan pertumbuhan ikan seperti mengatur kadar protein pada pellet.

Anda bisa membeli pakan ikan di toko hewan, petshop, atau online shop. Perhatikan kadar yang terkandung di dalam pakan tersebut sesuai dengan kondisi dan jenis ikan anda.

3. Mengawinkan Ikan

Umumnya, ikan melakukan pemijahan secara alami. Namun jika hal tersebut cukup sulit, maka Anda juga bisa menyuntikkan hormon perangsang agar ikan hias dapat memijah.

Pilihlah indukan betina yang tampak gendut ke arah genital dan terasa lembek jika diraba. Jika diurut yang menonjol maka akan mengeluarkan telur. Sedangkan pada indukan jantan, genital akan mengeluarkan sperma bila diurut.

Selain itu, pastikan ikan dalam keadaan sehat dan berasal dari keturunan yang bagus agar telur ikan dapat menghasilkan ikan yang bagus juga.

Proses penetasan telur dan berubah menjadi larva membutuhkan waktu sekitar 24 jam. Hal ini bisa dilakukan di aquarium, corong, hampa dan kolam permanen.

4. Merawat Larva Ikan

Setelah anda sudah berhasil mendapatkan larva ikan, tempatkan larva tersebut di wadah yang lain dan anda tidak perlu memberinya makan selama seminggu.

Hal ini dilakukan karena larva mempunyai cadangan makanan sendiri. Jika sudah berubah menjadi benih dan mulai besar, Anda bisa memberikan pakan alami.

Saat penaburan benih, pastikan keluasan media agar tidak terlalu padat.

Proses pembudidayaan ikan hias cukup mudah jika Anda memberikan perhatian lebih khusus. Untuk itu kebersihan air termasuk pemberian pakan perlu diperhatikan secara berkala.

Tempat yang higienis akan mengurangi resiko adanya hama dan penyakit yang berpengaruh pada kehidupan ikan.

Maka dari itu sering lakukan pembersihan dan pengecekan. Anda bisa menggunakan kapur pertanian atau ordo agar air tidak terlalu asam.

Setelah proses pembudidayaan berhasil, Anda dapat menggunakan jasa pengepul untuk memasarkan ikan. Tidak hanya itu, bisnis apapun akan membutuhkan jaringan yang luas untuk terus berjalan dan berkembang.

Meski memang tidak membutuhkan modal yang terlalu besar, akan tetapi budidaya ikan hias air tawar juga membutuhkan ketelatenan dan keuletan.

Tinggalkan komentar