Ikan Sepat

Beranda » Ikan » Ikan Sepat

Ikan sepat atau yang dikenal juga dengan sebutan trichopodus trichopterus merupakan jenis ikan yang mudah ditemukan di Indonesia. Ikan ini memiliki pernapasan berbentuk lipatan membran yang menjadikannya seperti labirin.

Selain di Indonesia Anda pun bisa menemukan ikan ini di Vietnam, Malaysia dan juga Thailand. Akan tetapi ikan ini mudah stress jika dibawa bepergian perjalanan jauh.

Nah dibawah ini akan dibahas terkaitkan ikan sepat baik itu jenis-jenis, cara budidaya dan cara memancingnya. Untuk lebih jelasnya silahkan baca pembahasan terkait ikan ini hingga selesai.

Jenis Ikan Sepat

Jika kita golongkan beberapa jenis yang ada, baik dari corak maupun ukurannya, ikan ini memiliki beberapa jenis. Jenis-jenis ikan sepat tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

Ikan Sepat Biru

Ikan Sepat Biru

Sesuai dengan namanya, sepat biru mempunyai warna yang menarik, yaitu biru. Dengan warna tersebut menjadikannya sangat cocok untuk ikan hias di akuarium.

Ukuran tubuh sepat jenis ini bisa mencapai 12 cm dan bisa mencari makanan sendiri di akuarium. Makanan ikan ini adalah lumut-lumut serta bakteri yang ada di akuarium.

Jika ingin budidaya sepat biru, pilihlah indukan yang sehat. Warna dan bentuk tubuh sepat jenis ini bisa dijadikan acuan untuk mengetahui kelamin jantan atau betina.

Ikan Sepat Padi

Ikan Sepat Padi

Di daerah-daerah tertentu, sepat padi ini memiliki sebutan lain, yaitu ikan sepat ronggeng. Bukan hanya untuk ikan hias di akuarium, tetap sepat ronggeng juga bisa dikonsumsi.

Lebih uniknya lagi sepat ronggeng bisa ini bernafas di udara karena sistem pernapasannya seperti paru-paru.

Harga per ekor sepat padi cukup murah, yaitu berkisar Rp3.000 saja. Selain itu Anda pun bisa dengan mudah mendapatkan ikan ini di aliran aliran sungai.

Ikan Sepat Mutiara

Ikan Sepat Mutiara

Sesuai dengan namanya, sepat mutiara memiliki warna yang menarik dan sayang jika dijadikan ikan konsumsi. Di tubuhnya terdapat bintik hitam serta corak bulat-bulat yang membuatnya semakin anggun.

Warnanya terlihat seperti mutiara sehingga sangat cocok dijadikan ikan hias. Anda dapat menemukan ikan jenis ini di perairan rawa di daerah dataran rendah dan hidup di perairan yang sedikit asam.

Nah untuk di Indonesia, Anda dapat menemukan dengan mudah sepat mutiara ini di kawasan Kalimantan dan Sumatera. Walaupun jenis ini memiliki hubungan dekat dengan jenis sepat siam, akan tetapi sepat mutiara lebih cocok untuk dijadikan peliharaan.

Ikan ini tergolong sebagai hewan omnivora sebab bisa memakan berbagai jenis makanan. Biasanya ikan sepat mutiara akan memakan ikan dengan ukuran kecil serta tumbuh-tumbuhan.

Ikan Sepat Madu

Ikan Sepat Madu

Sepat madu mempunyai warna yang cukup nyentrik, yaitu berwarna kuning seperti emas. Terlebih jika ikan ini terkena cahaya di akuarium, maka akan terlihat sangat cantik dan bagus.

Orang-orang juga biasa menyebutnya dengan nama lain, yaitu gurami madu. Sifat dari sepat madu tidak terlalu agresif, jadi bisa dicampurkan dengan jenis ikan hias lain.

Ikan Sepat Siam

Ikan Sepat Siam

Ikan sepat dengan nama latin trichogaster pectoralis merupakan jenis sepat yang sangat mudah ditemukan di di perairan rawa. Orang-orang Jawa Timur cepat ini dengan nama ikan slipper dan di tempat lain memiliki nama-nama yang berbeda.

Ada juga yang menyebutnya ikan gurame kulit ular karena mempunyai pola dengan warna belang-belang di tubuhnya.

Ukuran ikan ini terbilang cukup besar karena bisa tumbuh hingga 20 cm. Banyak yang sudah mengenal karena ciri khasnya yaitu mempunyai corak warna perak kusam dan sedikit kehitaman.

Pada bagian tubuh belakangnya sering juga ditemukan terdapat warna yang lebih terang. Ikan sepat siam lebih sering dijadikan untuk konsumsi sebagai lauk makan dan bahkan dijadikan ikan asin.

Baca juga: Ikan Neon

Cara Budidaya Ikan Sepat

Cara Budidaya Ikan Sepat

Nah setelah mengetahui beberapa jenisnya di atas, dibawah ini adalah tahapan-tahapan cara budidaya ikan sepat. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara membudidayakan ikan sepat, silakan baca pembahasan ini hingga selesai:

Pemilihan Induk

Tahap pertama yang sangat penting untuk dilakukan adalah memilih indukan yang berkualitas. Anda harus memilih indukan yang bagus dan berkualitas, baik itu indukan betina maupun jantan.

Anda dapat membedakan antara indukan jantan dan betina dengan cara berikut:

  • Bentuk jenis ikan sepat betina bisa dilihat dari sirip punggungnya yang lebih pendek, tidak bisa mencapai pangkal sirip ekor serta berbentuk bulat.
  • Bentuk tubuh ikan betina pun tidak terlalu tinggi dan memiliki warna bersih dan terang.
  • Indukan jantan dapat dibedakan dari ciri-ciri sirip punggungnya yang panjang dan mempunyai bentuk yang lancip. Warna ikannya lebih gelap serta badannya lebih tinggi daripada indukan betina.
  • Minimal indukan yang bisa dipijahkan berumur 7 bulan

Membuat Kolam

Setelah Anda berhasil menemukan indukan yang berkualitas dan bagus, tahap selanjutnya adalah membuat kolam. Hal ini bertujuan untuk tempat pemijahan serta proses pembesaran ikan nantinya.

Ada beberapa jenis kolam yang bisa dibuat, seperti kolam terpal, kolam tanah, dan kolam beton. Hal-hal yang harus perhatikan ketika membuat kolam adalah sebagai berikut:

  • Kolam bisa dibuat dengan kedalaman air 70 hingga 100 cm.
  • Sedangkan untuk luasnya bisa dibuat dengan ukuran 50 hingga 300 meter persegi.
  • Berikan pupuk kandang pada kolam terlebih dahulu 7 sampai 10 hari sebelum indukan ikan ditebar.
  • Tutuplah pintu kolam baik itu pemasukan maupun pengeluaran air selama seminggu penuh.
  • Masukkan indukan ikan ke dalam kolam secara merata.
  • Di permukaan kolamnya buatlah pelindung untuk sarang yang akan dibuat oleh indukan jantan.

Pemijahan Ikan Sepat

Setelah pembuatan kolam, tahapan selanjutnya adalah pemijahan. Nah untuk lebih jelasnya dibawah ini adalah tahapan-tahapan pemijahan ikan sepat:

  • Butuh waktu satu hingga dua hari indukan jantan membuat sarang.
  • Nantinya sarang tersebut akan menarik perhatian indukan betina untuk mengeluarkan telurnya di sarang yang telah dibuat oleh indukan jantan.
  • Setelah itu pada hari ke-2 atau ke-3 telur tersebut akan dibuahi dan menetas.
  • Pada kuning telurnya terdapat cadangan pakan larva.
  • Bibit ikan pada hari ketujuh akan memakan plankton yang tersedia dari hasil pemupukan sebelumnya.
  • Biarkan saja hingga memasuki masa 30 hari agar larva terus tumbuh bersama induknya.
  • Nah setelah itu barulah dipisahkan bibit-bibit ikan dan induknya tersebut.

Merawat Ikan Sepat

Setelah bibit ikan sepat memasuki usia 2 bulan, maka Anda dapat melakukan proses pembesaran ikan. Lakukanlah proses sanitasi kolam dan setiap 2 kali sehari harus memberikan pakan.

Berikanlah pakan kepada bibit ikan tersebut secara rutin agar dapat berkembang secara maksimal. Pakan yang dapat diberikan berupa daun singkong, pelet, kangkung, dan juga dedak dari tepung daun.

Panen Ikan Sepat

Setelah ikan sudah berusia 3 sampai 4 bulan maka Anda dapat melakukan pemanenan ikan. Adapun waktu terbaik untuk memanen ikan adalah pada sore atau pagi hari.

Terlebih dahulu kuras lah kolam hingga akhirnya mengering kemudian lakukan penjaringan ikan dengan benar. Setelah sudah ditangkap, maka Anda dapat menjual ikan ke agen ikan terdekat.

Cara Memancing Ikan Sepat

Cara Memancing Ikan Sepat

Nah jika tidak berniat untuk mengembangbiakan ikan ini secara mandiri, maka Anda dapat memancing nya di perairan tertentu.

Lalu bagaimana cara memancing ikan sepat yang benar? Berikut informasi terkait cara pemancingan ikan yang bisa Anda ikuti:

Joran

Untuk mendapatkan sensasi strike, tentunya membutuhkan joran yang tepat. Karena memang ikan ini berukuran kecil, maka gunakanlah joran dengan ukuran super light tackle.

Anda dapat menggunakan jenis joran tegak mini atau yang biasa disebut dengan mini pole rod. Joran jenis ini dapat dibeli di toko pancing terdekat dan harganya pun relatif terjangkau.

Tidak perlu menggunakan kelosan atau gulongan, cukup ikat benang atau senar sesuai dengan kebutuhan. Untuk berburu ikan sepat cukup dengan tegek atau joran ukuran 2 meter saja.

Diameter tegek yang semakin kecil maka akan memberikan sensasi strike yang yang lebih terasa. Tegek atau joran usahakan yang tidak begitu lentur karena jika terlalu lentur akan menyulitkan Anda saat menarik atau strik nantinya.

Benang

Gunakanlah benang dengan diameter kecil untuk memancing ikan sepat. Pasalnya, ikan ini akan menjadi ragu-ragu dan takut jika melihat benang yang terlalu besar.

Selain itu, untuk seekor ikan ini hanya memiliki rata-rata berat 20 gram saja sehingga Anda tidak memerlukan benang yang tebal.

Pilihlah benang yang berukuran 1 pounds karena hal itu sudah sangat cukup untuk berburu ikan sepat. Akan tetapi pilihlah senar yang “bondage”nya besar, karena bisa jadi ketika memancing ada ikan lain yang ukurannya lebih besar ikut menyambar umpan.

Tentu hal itu bisa dianggap sebuah bonus, intinya harus sedia payung sebelum hujan. Terlebih memang di sport-sport tertentu terdapat banyak jenis ikan lain yang memiliki ukuran besar.

Kail

Ikan sepat memiliki rentang mulut yang relatif kecil sehingga jelas Anda tidak memerlukan mata kail yang besar. Carilah mata kail yang super mini agar mudah ditelan oleh ikan ini.

Untuk memancing ikan, gunakan kail dengan ukuran 0,5 walaupun untuk mendapatkan kail kecil ini memang terbilang sulit. Akan tetapi jika memang ada, pilihlah mata kail dengan ukuran 0,1. Namun sayangnya tidak semua merk mata kail mengeluarkan ukuran 0,1 ini.

Pelampung

Selain itu gunakanlah pelampung yang berbentuk jarum karena dirasa tepat untuk memancing ikan ini. Bentuk pelampung seperti ini akan lebih sensitif ketika ditarik ikan kecil yang menyambar umpan.

Ukuran pelampung benang jarum yang bisa digunakan maksimal 5 cm panjangnya. Walaupun sebenarnya menggunakan pelampung lain pun bisa saja, selama tidak begitu besar. Pelampung juga berfungsi untuk menahan beban timah agar umpan tidak terlalu tenggelam jatuh ke dasar perairan.

Timah Daun

Timah daun atau yang biasa juga disebut timah lembaran sangat cocok digunakan untuk memancing ikan sepat. Ukuran Timah yang tidak terlalu besar cukup untuk menanggalkan pelampung setengah badan.

Dengan posisi pelampung tenggelam setengah badan, akan memudahkan Anda melihat atom ketika ada ikan yang menyambar umpan.

Umpan Ikan Sepat

Memilih umpan untuk mancing pun relatif cukup sulit, karena Anda harus memperhatikan ukuran ikan ini yang kecil. Nah berikut ini beberapa rekomendasi umpan untuk memancing ikan sepat:

  • Cacing darah, cacing jenis ini memiliki ukuran relatif kecil sehingga cocok untuk dijadikan umpan mancing ikan sepat. Atau jika Anda juga membudidayakannya, maka juga bisa menjadikan cacing darah untuk pakan sehari-hari.
  • Daging ayam, umpan selanjutnya yang bisa digunakan adalah daging ayam, Anda dapat memotong motong daging ayam dengan ukuran kecil supaya bisa dimakan kan oleh ikan ini yang memiliki rentang mulut kecil.
  • Telur semut, Anda juga dapat menjadikan telur semut untuk umpan memancing ikan ini. Telur semut biasa juga disebut dengan kroto dan memiliki ukuran yang relatif kecil.
  • Mie rebus, bentuk mie rebus seperti cacing sehingga menjadikan Umpan ini cocok untuk memancing ikan. Walaupun memang peluang untuk mendapatkan ikan dengan umpan ini tidak setinggi umpan lainnya.
  • Cacing tanah, umpan jenis ini memang sering digunakan untuk memancing berbagai jenis ikan. Akan tetapi Anda juga bisa menggunakan ini untuk mancing ikan sepat.

Strike

Setelah Anda mempersiapkan segala kebutuhan untuk mancing ikan dan menemukan Spot terbaik, maka saatnya untuk melemparkan kail pancing dan umpannya.

Tidak perlu menunggu waktu lama kail pancing disambar oleh ikan jika memang area tersebut memiliki jumlah ikan yang banyak. Ketika ikan ini menyambar kail pancing jangan terburu-buru untuk menariknya.

Ikan sepat biasanya tidak langsung menelan umpan, karena itu Anda butuh kesabaran untuk mengikuti arah pergerakan pelampung. Jika pergerakan pelampung hanya sedikit, berarti ikan masih mempermainkan umpan tersebut.

Momen yang tepat untuk strike atau menarik pancing adalah ketika pelampung sudah benar-benar. Anda perlu memperhatikan dengan seksama karena momen tersebut berlangsung hanya Sekejap mata.

Demikianlah pembahasan tentang jenis-jenis ikan sepat, cara budidaya serta cara memancing nya. Semoga pembahasan terkait ikan ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Tinggalkan komentar