Cara Mengatasi Kucing Birahi

Beranda » Kucing » Cara Mengatasi Kucing Birahi

Kucing yang sedang mengalami birahi terkadang memang merepotkan. Bagaimana tidak? Kucing birahi umumnya sering menjadi gelisah, mudah agresif, dan ingin keluar dari rumah. Lalu adakah cara mengatasi kucing birahi? Bagaimana cara menangani kucing birahi tanpa dikawinkan?

Pada dasarnya, salah satu keinginan dari kucing yang sedang birahi yaitu ingin kawin. Jika kucing jantan sedang birahi, maka carilah kucing betina untuk dikawinkan, maupun untuk sebaliknya.

Sebagai pemilik kucing, sebagian dari mereka terlalu pemilih untuk mencari pasangan kucing. Misalnya tidak ingin mengawinkan kucing persia dengan kucing kampung atau kucing domestik.

Namun di sisi lain ketika kucing birahi dibiarkan, maka kucing tersebut akan cukup mengganggu. Kucing akan menjadi lebih berisik dan sering menggesekkan badan ke orang maupun benda disekitarnya.

Cara Mengatasi Kucing Birahi Tanpa Dikawinkan

Apabila anda memiliki kucing jantan maupun betina yang sedang birahi namun tidak ingin mengkawinkannya, maka ada beberapa solusi yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya.

Tips menangani kucing birahi sebenarnya sangat mudah. Anda bahkan bisa melakukan beberapa tips berikut ini hanya dari rumah saja.

1. Masukkan Kucing ke Ruangan Khusus

cara mengatasi kucing birahi tanpa kawin

Dengan memasukkan kucing ke dalam ruangan khusus, maka kucing tersebut bisa melewati siklus birahi tanpa kawin. Tips ini bisa disebut dengan teknik isolasi.

Namun pastikan agar ruangan isolasi tertutup sehingga tidak ada akses kucing lain dari luar maupun kucing yang di dalam tidak bisa keluar.

Pasalnya ketika kucing betina sedang birahi, kucing akan mengeong lebih keras dengan tujuan untuk menarik kucing jantan. Selain itu kucing betina juga mampu mengeluarkan bau dari tubuhnya sebagai pemikat.

Dalam banyak kasus, organ reproduksi milik kucing betina yang sedang birahi akan berubah menjadi merah dan mengeluarkan aroma yang khas. Aroma ini secara tidak langsung juga akan membuat membuat kucing jantan menjadi birahi.

Apabila kedua kucing ini saling tertarik, maka perkawinan bisa saja terjadi. Untuk itu buatlah sebuah ruangan khusus atau isolasi agar kucing birahi tidak bisa saling bertemu.

2. Berikan Tempat yang Hangat

cara menenangkan kucing birahi

Ketika kucing pada siklus birahi, mereka akan lebih sensitif dengan benda dingin sehingga kucing akan lebih mencari sesuatu yang hangat. Jadi, buatlah sebuah tempat, alas, atau dudukan yang hangat untuk kucing.

Dengan memberikan tempat yang hangat, kucing akan merasa lebih nyaman dan menikmatinya. Secara tidak langsung kucing pun lebih memilih tempat tersebut daripada mementingkan birahi nya.

Anda bisa menggunakan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat atau selimut penghangat sebagai tempat dudukan kucing yang sedang birahi.

Meskipun hanya sementara, namun cara ini bisa digunakan untuk mengatasi kucing birahi yang berisik dan agresif sehingga membuat anda cukup terganggu.

3. Gunakan Aroma Terapi

solusi kucing birahi

Wewangian aroma terapi juga mampu meredakan birahi kucing. Umumnya, aroma yang disukai oleh kucing yaitu aroma catnip dan feliway. Kucing akan lebih tenang ketika mencium kedua jenis aroma tersebut.

Meskipun tidak semua kucing merespon hal yang sama dengan adanya aroma catnip dan feliway. Namun sebagian besar kucing bisa menjadi lebih tenang untuk beberapa jam ketika ruangan di sekitarnya memiliki aroma tersebut.

4. Jaga Kebersihan Tempat Pasir Kucing

mengatasi kucing betina birahi

Cara keempat untuk mengatasi kucing birahi adalah dengan membersihkan pasir tempat membuang kotoran. Meskipun terdengar remeh, namun kebersihan tempat pasir sangat berperan penting.

Pasalnya ketika kucing dalam keadaan birahi, aroma pada air kencing mereka akan memiliki aroma yang berbeda. Aroma ini bisa memancing kucing lawan jenis sebagai pemikat untuk menghampirinya.

Jadi, pastikan untuk tetap menjaga kebersihan pasir tempat kucing membuang kotoran dan air kencing. Dengan begitu, tidak ada kucing lain yang akan menghampiri kucing milik anda.

5. Mengajak Kucing Bermain

mengatasi kucing jantan birahi

Seperti yang telah kita ketahui, kucing birahi memiliki keinginan untuk menemukan pasangan kawin. Untuk cara mengatasi kucing birahi, anda hanya perlu mengalihkan hasrat nya dengan mengajak bermain bersama.

Beli beberapa mainan kucing dan gunakan mainan yang paling disukainya. Mainan ini bisa mengalihkan perhatiannya karena faktanya, kucing sangat mudah dialihkan.

Jadi, ketika kucing anda sudah mulai muncul tanda-tanda birahi, maka jangan biarkan kucing tersebut diam sendiri. Ajaklah bermain bersama sehingga kucing sibuk dan lupa mengenai hasrat mencari kucing lawan jenisnya.

6. Suntik Pengatur Hormon

menghentikan kucing birahi

Memberikan suntik pengatur hormon prostaglandin dapat menjadi cara ampuh untuk mengatasi kucing birahi. Hormon prostaglandin bekerja untuk mengatur estrogen dan progesteron di tubuh kucing.

Meskipun cara ini sangat sederhana yaitu dengan suntikan lalu kucing bisa menjadi tenang hanya dalam beberapa menit. Namun cara ini juga memiliki efek samping yang bisa mengganggu siklus estrus kucing di tingkat hormonal.

Selain itu apabila suntikan dilakukan terus menerus, maka dapat memicu gangguan pada sel ovarium kucing. Dan yang paling parahnya, aktivitas ini bisa menyebabkan tumor di rahim kucing jika terus dilakukan.

Jadi, pastikan penyuntikan hormon berada dibawah pengawasan dokter hewan. Dan jangan dilakukan terlalu sering kecuali jika dalam keadaan terpaksa.

7. Lakukan Sterilisasi

cara mengatasi kucing ingin kawin

Melakukan sterilisasi kucing adalah solusi terakhir untuk mengatasi kucing birahi tanpa kawin. Pasalnya, cara ini bersifat permanen sehingga kucing anda tidak akan lagi mengalami birahi.

Sterilisasi kucing pada dasarnya yaitu mengambil bagian testis untuk kucing jantan dan sedangkan ovarium untuk kucing betina. Kedua organ ini merupakan alat reproduksi kucing yang menjadi pemicu siklus birahi.

Apabila kucing telah disterilisasi, maka kucing tidak akan mengalami birahi dan tidak akan bisa memiliki anak atau mandul. Karena organ reproduksi sudah tidak ada, kucing pun tidak akan tertarik dengan lawan jenisnya.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Berapa lama kucing betina birahi?

Kucing betina akan mulai mengalami birahi ketika berumur 7-8 bulan atau 10-11 bulan. Kucing betina birahi berlangsung selama kurun waktu 4-10 hari atau bahkan hanya 4-5 hari. Siklus birahi kucing betina berulang setiap 1 bulan atau 2-3 bulan setelahnya.

Berapa lama kucing jantan birahi?

Dalam beberapa kasus, masa birahi untuk kucing jantan berbeda-beda, namun umumnya dimulai pada umur satu tahun atau lebih. Tanda kucing jantan birahi yang paling jelas adalah mulai memiliki suara yang keras, sering mengeong, dan ingin menaiki kucing betina ketika melihatnya.

Kapan dan bulan apa musim kawin kucing terjadi?

Normalnya, pada pertengahan musim semi hingga akhir musim panas adalah masa kawin kucing. Kucing akan mengalami siklus birahi pada waktu-waktu tersebut.

Adakah makanan khusus untuk kucing yang birahi?

Ketika kucing sedang birahi, nafsu makan kucing akan berkurang dari biasanya. Untuk mengatasinya, anda bisa memberikan makanan kucing yang paling dia sukai dan secara tidak langsung bisa mengalihkan perhatiannya.

Apa perawatan kucing birahi?

Jika kucing anda menyukai perawatan, maka beri perhatian lebih dengan membelai bulunya, berikan pijatan ke badannya, dan bersihkan kutunya.

Apakah penting melakukan sterilisasi kucing?

Melakukan steril kucing bisa menjadi hal yang sangat penting, terutama jika anda sebagai pemilik yang tidak ingin memelihara kucing dalam jumlah yang banyak. Sterilisasi kucing juga dapat mengurangi resiko penyakit menular yang disebarkan oleh kucing.

3 pemikiran pada “Cara Mengatasi Kucing Birahi”

  1. Saya punya kucing betina dan jantan, si betina baru saja melahirkan dan si jantan birahi nya tingkat pol tp si betina ga mau makanya kasihan si betina digigit sampai luka di bagian tengkuk nya..

    Balas

Tinggalkan komentar