Cara Budidaya Ikan Gurame

Beranda » Ikan » Cara Budidaya Ikan Gurame

Banyak yang mulai tertarik untuk belajar cara budidaya ikan gurame. Alasannya masuk akal, karena saat ini ikan gurame menjadi salah satu menu favorit di berbagai restoran.

Tekstur daging ikannya yang enak membuat bisnis gurame tak pernah sepi pembeli. Alhasil permintaannya di pasar pun selalu stabil, sehingga banyak yang tertarik untuk menekuni ternak ikan gurame.

Jika Anda juga ingin mempelajari metode untuk melakukan budidaya gurame, mulailah untuk mempelajarinya secara keseluruhan. Di bawah ini akan dibahas cara ternak ikan gurame dari tahap awal sampai dengan membudidayakan.

Cara Budidaya Ikan Gurame

Jika ingin bisnis Anda berjalan dengan lancar, sebaiknya ikuti beberapa tahapan cara budidaya ikan gurame untuk pemula berikut ini:

1. Induk Ikan Gurame

Induk Ikan Gurame

Tahap pertama yang perlu Anda lakukan adalah pembibitan. Pada tahap ini, Anda mulai melakukan seleksi terhadap indukan yang paling berkualitas.

Ada beberapa ciri yang perlu Anda ketahui untuk membedakan gurame jantan dengan betina. Pada gurame betina, belakang sirip berwarna gelap, badannya terlihat lebih panjang, dan perut membulat.

Sedangkan gurame jantan umumnya memiliki tonjolan di dahi, serta mampu bergerak dengan lincah. Selain mengetahui ciri-ciri betina dan jantan, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa gurame siap dipijahkan.

Ciri-cirinya yaitu ada tekstur lembek pada bagian perut ikan, pembesaran perut ke belakang, serta anus berwarna putih kemerahan. Anda harus memastikan tanda ini untuk pemilihan bibit budidaya ikan gurame yang tepat.

Dalam proses pemijahannya sendiri, Anda bisa menggunakan kolam dengan jenis terpal, semen, atau tanah. Kemudian isi kolam yang telah dengan air, dan pasang sarang untuk proses pemijahan.

Anda bisa memasukkan sejumlah indukan yang terpilih ke dalam kolam. Lebih baik masukkan jumlah gurame jantan yang lebih banyak, biasanya dengan perbandingan 1:3 antara jantan dan betina.

Awal mulai proses pemijahan setidaknya sekitar 2 minggu setelah ikan dimasukkan, tepatnya setelah sarang dibuat oleh indukan jantan. Setelah proses pemijahan selesai, Anda bisa melanjutkan dengan tahapan berikutnya.

2. Penetasan Telur Gurame

Penetasan Telur Gurame

Tahap selanjutnya adalah penetasan untuk telur ikan yang sudah siap. Jika Anda sudah bisa mencium bau amis disertai adanya minyak pada sarang, maka telur siap untuk ditetaskan.

Siapkan beberapa bahan seperti serok dan ember guna mengambil telur ikan. Telur yang sudah disimpan di ember wajib untuk dicuci sampai bersih.

Tapi yang perlu diperhatikan adalah, jangan lupa untuk memisahkannya dengan sarang. Setelah itu, letakkan telur ke dalam bak khusus untuk menetaskan telur.

Gunakan air dengan suhu yang tidak terlalu panas atau dingin. Penetasan telur biasanya terjadi pada hari ke-2 atau hari ke-3.

3. Tahap Pembenihan

Tahap Pembenihan Gurame

Selanjutnya adalah tahap pembenihan dalam cara budidaya ikan gurame. Tahap ini sebenarnya cukup sederhana, namun banyak yang mengalami kesulitan.

Pada hari ke-11, benih-benih ikan gurame tersebut siap untuk diletakkan ke dalam bak untuk pembenihan. Tahapan ini merupakan proses yang penting karena dapat membantu gurame tumbuh lebih cepat.

Biasanya, proses ini berlangsung kurang lebih selama 2 minggu. Pemberian pakan yang rutin dan perawatan ekstra harus benar-benar maksimal pada tahap pembenihan. Selain itu, makanan yang wajib diberikan adalah ikan daphnia.

4. Pakan Ikan Gurame

Pakan Ikan Gurame

Ada beberapa makanan untuk ikan gurame yang bisa Anda berikan, baik dari hewan maupun dari tumbuhan.

Untuk makanan dari hewan, beberapa di antaranya adalah siput, belalang, cacing tanah, udang, dan ikan teri. Sedangkan makanan dari tumbuhan ada banyak, bisa dedak, dedaunan singkong, ampas tahu, lamtoro, atau daun pepaya.

5. Cara Merawat Ikan Gurame

Cara Merawat Ikan Gurame

Namanya juga beternak hewan, pasti ada beberapa penghalang yang akan datang. Salah satunya adalah ikan-ikan akan sakit sehingga berpengaruh pada penjualan.

Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa melakukan beberapa hal. Misalnya dengan rajin membersihkan kolam secara teratur, pakan tidak boleh sampai lupa, serta sesekali tambahkan desinfektan untuk membersihkan kuman.

Pemberian pembasmi kuman tersebut bisa meminimalisir ikan-ikan yang mungkin akan terkena sakit atau terserang kuman.

Bagaimana Prospek Budidaya Ikan Gurame?

Tidak hanya mempelajari cara budidaya ikan gurame ala rumahan saja, Anda juga harus tahu prospeknya di masa depan.

Membahas tentang prospek bisnis, dapat dipastikan bahwa prospeknya akan sangat besar. Mengingat banyaknya restoran yang menggunakan gurame sebagai salah satu menu andalan mereka.

Namun, hal yang perlu Anda garis bawahi adalah modal sebelum melakukan budidaya ikan gurame. Sebab, modal awalnya bisa dikatakan tidak sedikit. Anda juga harus memiliki lahan sendiri untuk membuat bisnis semakin lancar.

Jika Anda berani menyiapkan modal besar dan menekuni budidaya gurame dengan sungguh-sungguh, keuntungan yang Anda peroleh juga akan besar.

Sebenarnya bisnis ikan gurame memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Mudah Dijual

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, ikan gurame kerap menjadi salah satu menu di berbagai rumah makan. Rasanya yang enak dan gurih memang membuat pelanggan tak segan-segan untuk sering membelinya.

Hal ini bisa menjadi salah satu faktor kenapa banyak yang mulai membudidayakan gurame. Peminatnya banyak dari waktu ke waktu, sehingga mudah untuk dijual di pasaran.

2. Keuntungan Besar

Ikan gurame mudah dijual karena peminatnya yang tinggi. Oleh karena itu, keuntungannya juga pasti besar. Apalagi harga ikan lumayan tinggi serta cenderung selalu stabil.

Setelah mengetahui cara budidaya ikan gurame dan prospek bisnisnya di masa mendatang, apakah Anda mulai tertarik untuk mencoba?

 Jika Anda memang ingin memulai budidaya ikan gurame, sebaiknya kumpulkan niat dengan sungguh-sungguh. Jika sudah berjalan dengan baik, ini akan menjadi bisnis jangka panjang yang sangat menggiurkan.

Tinggalkan komentar