Cara Budidaya Ikan Gabus

Beranda » Ikan » Cara Budidaya Ikan Gabus

Mungkin Anda sudah tahu, ikan gabus salah satu ikan air tawar dengan segudang manfaat untuk kesehatan. Meski tak seramai budidaya ikan lele, namun cara budidaya ikan gabus juga menjadi peluang yang banyak diminati.

Hal ini tak lepas dari keuntungan yang menjanjikan, mengingat harga jualnya yang cukup tinggi. Selain itu, daya tarik ikan gabus sebagai ikan konsumsi adalah baik untuk kesehatan.

Kenapa baik untuk kesehatan? Karena ikan gabus sendiri kaya akan asam amino esensial maupun non esensial, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi.

Selain itu, masa panen ikan gabus pun jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan budidaya ikan tawar lainnya. Nah berangkat dari hal ini, bagaimana sih proses budidaya ikan gabus yang baik dan benar?

Cara Budidaya Ikan Gabus Secara Tepat dan Cermat

1. Memiliki Kolam

Memiliki Kolam

Untuk membudidayakan ikan gabus, langkah utama yang harus Anda lakukan adalah menyediakan kolam dengan pilihan jenis kolam tanah, kolam terpal dan kolam beton. Ketiganya memiliki kelebihan masing-masing, begitupun dengan harga yang bervariasi.

Kolam Terpal

Belakangan ini banyak budidaya ikan gabus yang menggunakan kolam terpal sebagai wadahnya. Kira kira apa saja sih kelebihannya?

  • Minim lumpur sehingga proses budidaya jauh lebih cepat, mudah dan tidak licin ketika masa panen.
  • Anti hama, tingkat kebersihan kolam terpal sangat tinggi.
  • Kolam terpal dapat menahan fluktuasi air karena daya tampungnya yang anti bocor.
  • Karena daya tampungnya anti bocor, maka direkomendasikan untuk Anda yang sulit mendapatkan air.
  • Tidak berbau, mengingat tempatnya yang bersih dari lumut dan bakteri air yang menimbulkan bau tak sedap.

Kolam Tanah

Jika Anda ingin beralih pada cara tradisional, maka milikilah kolam tanah. Cara membuatnya sendiri cukup mudah, yaitu dengan menggali tanah hingga ke kedalaman tertentu dan lakukan peningkatan kolam.

Adapun kelebihannya adalah sebagai berikut:

  • Hemat air, mengingat air didapatkan dari sungai atau sumber mata air alami lainnya.
  • Perairan jauh lebih subur karena tanah sudah gembur dan berisi pupuk.
  • Pakan ikan lebih alami karena air yang dialiri mengandung plankton yang sehat untuk ikan gabus.

Kolam Beton

Cara budidaya ikan gabus di kolam beton memang yang paling sulit perawatannya. Tak hanya itu, pembuatannya juga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Berikut kelebihannya:

  • Ikan tidak berbau lumpur, sebagaimana yang terjadi pada kolam tanah.
  • Proses masa panen jauh lebih mudah.
  • Lebih awet dan tahan lama.
  • Kolam mudah dibersihkan.
  • Air kolam tidak mudah tercemar dengan lumpur dan tanah.

2. Memilih Induk Ikan Gabus

Memilih Induk Untuk Budidaya Ikan Gabus

Sebelum memulai proses budidaya ikan gabus, sebaiknya pilih indukan yang berkualitas terlebih dahulu. Adapun induk yang dipilih tentu si jantan dan betina yang memiliki karakteristik sebagai berikut.

Biasanya ikan gabus jantan memiliki bentuk kepala yang oval, sedangkan betina berbentuk bulat. Warna tubuh gabus jantan cenderung gelap, sedangkan betina lebih kontras dan terang.

Lubang genital pada gabus jantan umumnya berwarna merah, dan bila ditekan akan keluar cairan bening. Sedangkan lubang genital betina bila ditekan, maka dibagian perutnya akan mengeluarkan telur bertekstur lembek dan berukuran lebih besar dibandingkan perut gabus jantan.

3. Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan sendiri adalah proses pelepasan sel telur beserta sperma induk ikan untuk melakukan pembuahan. Caranya dengan mencampurkan kurang lebih 20 hingga 30 indukan.

Biarkan indukan tersebut berada di kolam selam 3 sampai 4 hari. Usahakan kolam terus di aliri air selama proses pemijahan terjadi dan isi kolam dengan air hingga batasan 50 cm.

Untuk membangun suasana seperti habitat aslinya, Anda bisa menambahkan beberapa tanaman. Anda bisa menambahkan tanaman seperti lotus, eceng gondok, teratai, dan sebagainya.

Biasanya ikan gabus betina akan menghasilkan 11.000 butir telur dan akan menetas kurang lebih dalam sehari. Jika sudah menetas, biarkan anak ikan gabus tersebut berada di kolam selama 2 hari.

Jangan lupa juga untuk mengatur suhu kolam hingga 28 derajat celcius. Karena suhu tersebut cocok untuk telur yang belum menetas maupun anak ikan gabus yang baru menetas.

4. Penetasan Telur

Penetasan Telur Ikan Gabus

Setelah telur sudah menetas dan didiamkan selama dua hari, baru setelahnya Anda pindahkan ke aquarium bening. Atur ketinggian air kurang lebih 50 cm dengan suhu 20-23 derajat celcius.

Berikan jarak sekitar 5-6 butir pada setiap kumpulan telur ikan. Lalu beri makanan anak ikan gabus setelah 2 hari menetas sebanyak 3 kali sehari.

Adapun jenis makanannya adalah nauplii artemia. Baru setelah 5 hari, Anda bisa menambahkan variasi pakan ikan lainnya seperti daphnia sebanyak 3 kali sehari.

Biasanya penebaran ikan gabus akan dilakukan ketika umur anakan mencapai 2 minggu. Penebaran ini dilakukan ketika ikan gabus belum diberi makan di pagi hari, dan setelah 2 hari berlangsung mereka bisa diberi pakan berupa pelet ikan.

5. Memberi Pakan

Memberi Pakan Ikan Gabus

Tidak perlu khawatir mengenai pemberian pakan ikan gabus untuk budidaya, pasalnya pakan ikan gabus sangat bervariasi. Diantaranya ada pelet, anakan rayap, daging ampasan dapur, dan sisa ikan teri.

Selain itu, Anda juga bisa membuat ekstra fooding seperti campuran jagung, ikan teri, bekatul, dan ampas tahu lalu direbus secara keseluruhan. Baru setelahnya digiling, dan masukkan dalam satu mangkuk besar.

Yang harus di garis bawahi, ikan gabus termasuk jenis ikan kanibal sejak ia menjadi larva. Maka dari itu Anda harus selalu memastikan asupan yang cukup, sehingga mereka tidak memakan satu sama lain.

6. Panen Ikan Gabus

Panen Budidaya Ikan Gabus

Setelah proses budidaya berhasil dilakukan, tahapan selanjutnya adalah memanen dan menjual ke pasar ikan. Di pasaran, satu ekor ikan gabus berkisar Rp60.000 sampai Rp125.000.

Selain itu, Anda juga bisa menjual ikan gabus dalam bentuk potongan yang pastinya lebih menjanjikan. Jadi, anda bisa mengambil banyak keuntungan dari membudidayakan ikan gabus.

Nah itulah beberapa informasi seputar cara budidaya ikan gabus yang benar dan tepat. Selamat mencoba!

Tinggalkan komentar