Burung Paruh Bengkok

Beranda » Burung » Burung Paruh Bengkok

Jenis burung paruh bengkok sangatlah beragam. Beberapa jenisnya bahkan tersebar di berbagai pelosok tanah air kita yaitu indonesia.

Burung paruh bengkok umumnya mengkonsumsi biji-bijian. Beberapa di antaranya memiliki harga yang fantastis, ada yang boleh dipelihara namun ada pula yang dilindungi oleh pemerintah.

Uniknya dari jenis burung ini yaitu mereka memiliki paruh yang berbentuk cukup unik. Paruh yang condong ke bawah menjadi ciri khasnya.

Selain tampilan dan bentuknya yang menarik, burung ini juga memiliki kicauan yang bagus. Misalnya saja seperti burung parkit, burung macaw, kakatua, nuri, lovebird, dan betet.

Berikut ini adalah beberapa penjelasan dari 6 jenis burung paruh bengkok yang perlu kamu ketahui:

1. Burung Parkit

Jenis burung paruh bengkok Parkit

Bisa dibilang jenis burung paruh bengkok ini adalah burung yang paling banyak dipelihara. Usia burung parkit mencapai 5-10 tahun.

Untuk membuatnya lekas bertelur kamu bisa memberikannya jewawut, tauge, jagung, buah-buahan hingga milet dan pelet. Produksi telurnya mampu mencapai 4 hingga maksimal 12 telur.

Burung ini mudah sekali ditemukan di pasaran apalagi jenisnya sangatlah beragam. Ditambah burung parkit tergolong mudah untuk dirawat.

Rentang sayap burung ini bisa mencapai 48 cm. Umumnya mereka memiliki tiga warna seperti hijau, hitam dan kuning.

Tak jarang ada pula yang berwarna biru, hitam dan putih.

2. Burung Macaw

Burung ini memiliki ekor yang panjang dan memiliki warna-warna indah seperti perpaduan merah dan biru hingga kuning dan biru. Umumnya burung macaw memiliki badan yang cukup besar dan harga jual tinggi.

Tak main-main harga burung macaw yang masih belum genap setahun ada yang dihargai jutaan bahkan puluhan juta.

Bagi yang masih pemula bisa mencoba memelihara blue and gold macaw. Jika dibeli saat usianya masih di bawah satu tahun bisa di harga sekitar Rp. 5.000.000.

Selain jenis ini ada pula beberapa burung macaw yang difavoritkan diantaranya adalah sebagai berikut :

Greenwing Macaw

Jenis burung paruh bengkok Greenwing Macaw

Dikenal memiliki respon yang baik dalam bersosialisasi dengan manusia. Untuk membuatnya bisa berkicau maka jangan sampai bersikap cuek.

Harga satu burung ini untuk ukuran dewasa bisa mencapai belasan juta rupiah.

Mini Macaw

Jenis burung paruh bengkok Mini Macaw

Bisa dibilang jenis ini merupakan yang paling kecil diantara jenis burung macaw lainnya. Burung ini pandai sekali dalam berbicara dan cocok untuk kamu yang suka dengan burung berukuran mini.

Macaw Militer

Jenis burung paruh bengkok Macaw Militer

Seperti namanya burung ini memiliki energi berlebih bak prajurit militer. Macaw militer dikenal menyenangkan dan tidak terlalu berisik.

Walaupun begitu burung ini senang sekali diajak bermain. Satu ekor jenis burung macaw ini bisa sampai Rp. 20.000.000.

Scarlet Macaw

Jenis burung paruh bengkok Scarlet Macaw

Berlawanan dengan macaw militer jenis burung ini malah dikenal sangat berisik. Dijamin memeliharanya tidak akan pernah bosan karena memiliki sosialisasi tinggi.

Dalam perawatannya sebaiknya sediakan mainan agar tidak mudah stres.

3. Burung Kakatua

Burung Kakatua

Kakatua adalah jenis burung paruh bengkok yang bisa bicara. Saking populernya burung ini bahkan ada lagu berjudul burung Kakatua.

Burung Kakatua memiliki umur rata-rata 10-15 tahun. Selain bulunya yang indah burung ini dikenal memiliki suara yang nyaring.

Jenis burung ini bahkan selalu ada di kebun binatang dan tempat hiburan karena kemampuan bicaranya. Selain dapat berbicara burung kakatua juga bisa dilatih untuk memecahkan puzzle.

Indonesia sendiri memiliki 7 jenis burung kakatua yang tersebar di kawasan timur Indonesia khususnya pulau-pulau kecil.

Dari semua jenis burung kakatua ada yang difavoritkan di antaranya adalah kakatua putih dan kuning. Burung jenis ini memiliki jambul yang sangat menonjol dan warnanya yang menarik.

Ukuran burung Kakatua putih lumayan besar ditambah lagi jambulnya menonjol di bagian kepala.

Burung kakatua dikenal memiliki paruh yang kuat. Paruh ini biasa digunakan untuk memecahkan biji-bijian sebagai salah satu makanannya.

4. Burung Nuri

Burung Nuri

Semua jenis burung paruh bengkok umumnya dikenal cerdas dan memiliki suara kicauan yang merdu. Salah satunya adalah burung nuri bahkan beberapa spesies ini sangat diunggulkan oleh pecinta burung nuri.

Beberapa jenis burung nuri yang difavoritkan yakni burung nuri Bayan dan Amazon dengan leher berwarna kuning. Burung nuri jenis ini memiliki nama latin Eclectus Roratus yang bisa ditemukan di kawasan Indonesia Timur, seperti Papua, Ambon,maupun Maluku.

Tak semua burung nuri bisa dipelihara karena merupakan daftar satwa yang dilindungi oleh pemerintah. Habitat asli dari burung ini adalah hutan tropis dan kerap mendiami pohon-pohon yang tinggi dan besar.

Burung nuri dikenal memiliki bulu yang sangat indah dan mencolok seperti hijau, kuning maupun kemerahan. Beberapa jenis burung nuri bahkan mampu menirukan suara manusia.

Nuri maksimal berukuran 40 cm dengan bobot 375-550 gram. Usia burung ini bahkan bisa mencapai 60-70 tahun.

Dalam perawatannya sebaiknya rutin memberi susu, air gula dan suntikan anti stres. Jangan lupa bersihkan kandangnya untuk menjaga kesehatan burung nuri.

Burung nuri merupakan jenis burung paruh bengkok dengan harganya yang tinggi. Selain dilindungi jenis burung nuri sulit sekali dicari.

5. Lovebird

Jenis Burung Lovebird

Jenis burung paruh bengkok yang boleh dipelihara lainnya adalah lovebird. Burung ini dikategorikan sebagai burung sosial yang bisa hidup 10-15 tahun.

Lovebird mudah ditemukan di kawasan Afrika dan Amerika seperti San Fransisco. Burung ini biasa hidup berkelompok dimana dalam satu kelompoknya terdiri dari 5-20 ekor.

Tahukah kamu bahwa lovebird baru mau berpisah dengan pasangannya bila salah satunya telah mati. Bisa dibilang lovebird merupakan burung yang setia dengan pasangannya sehingga diberi nama burung cinta.

Burung Lovebird merupakan burung paruh bengkok paling mungil diantara jenis lainnya. Panjangnya biasanya hanya mencapai 13-17 cm dengan berat 30-60 gram.

Dalam sekali bertelur terdapat 3-6 telur yang bisa dihasilkannya. Burung ini umumnya tinggal di lahan kering yang memiliki iklim terik.

Burung ini juga sangat menyukai biji-bijian seperti kacang merah dan hijau hingga biji bunga matahari. Selain biji-bijian lovebird menyukai sawi hingga buah-buahan serta mineral atau asinan.

6. Burung Betet

Jenis burung paruh bengkok Betet

Burung Betet biasa ditemukan di kaki pegunungan Himalaya dan kawasan Asia Tenggara. Burung betet merupakan jenis burung paruh bengkok di Indonesia yang boleh dipelihara.

Keistimewaan dari burung Betet adalah cerdas dan memiliki suara yang merdu. Ditambah lagi bentuk bulunya yang sangat indah menjadi daya tarik tersendiri.

Makanan burung betet sendiri adalah serangga kecil, nektar bunga maupun biji-bijian. Harga dari burung Betet sendiri lumayan mahal karena mudah sekali melatih suara mereka.

Burung Betet terbiasa hidup berkelompok dan membuat sarang tidak jauh dengan kawanan lainnya.

Walaupun memiliki banyak spesies dan dikenal sebagai salah satu burung paruh bengkok Asia tenggara namun burung Betet tidak ditemukan di Malaysia dan Sumatra. Burung ini biasa tinggal di pulau Jawa, NTT, Sulawesi, Bali, hingga pulau Kangean.

Ciri dari burung Betet adalah ekornya yang panjang dan bulunya yang kebanyakan berwarna hijau. Bagian pipinya keabu-abuan serta kemerahan.

Kebiasaan burung betet sendiri ketika sedang makan akan disertai teriakan. Teriakan burung Betet mirip sekali dengan bunyi terompet.

Dalam perawatan jenis burung paruh bengkok umumnya sama dengan jenis burung lainnya. Kebersihan kandang dan asupan makanan selalu menjadi poin utama yang perlu diperhatikan.

Tinggalkan komentar