Kucing Savannah

Beranda » Kucing » Kucing Savannah

Sekilas saat melihat kucing savannah, Anda mungkin bingung apakah ia ini kucing atau anak macan. Pasalnya, kucing yang satu ini memang berperawakan lebih besar dan memiliki tutul seperti seekor macan. Apalagi, gerakannya gesit, dengan otot yang kuat dan gigi taring panjang dan tajam.

Kucing ini banyak digemari karena meskipun kucing rumahan, ia memiliki sifat agak liar yang sangat menantang. Selain itu, penampilannya memang indah, dengan bulu-bulu yang lembut dan halus.

Namun, sebelum memutuskan memelihara kucing ini, ada baiknya Anda memahami seluk beluk ciri-ciri dan perawatannya terlebih dahulu.

Sejarah Kucing Savannah

Sejarah Kucing Savannah

Sejarah kucing savannah tak lepas dari peran seorang breeder kucing bengal yang berasal dari Amerika Serikat. Perempuan bernama Judee Frank ini mengawinkan kucing serval jantan dan kucing siam betina.

Kedua kucing yang dimiliki Suzi Woods ini akhirnya melahirkan seekor ras baru pada tahun 1986, yang kemudian diberi nama savannah (savannah cat).

Nama savannah sendiri dalam bahasa Indonesia berarti sabana atau padang rumput. Nama ini merujuk pada habitat asli kucing serval di benua Afrika. Meskipun sangat populer di kalangan penggemar kucing pada akhir 1990 an, tapi ras ini baru resmi diakui oleh TICA (The International Cat Association) pada tahun 2001.

Seiring waktu, kucing savannah dihasilkan tidak hanya dari perkawinan ras serval dan siam, tapi juga antara kucing serval dengan ras bengal dan egyptian mau.

Anda mungkin tak akan terlalu terkejut dengan harga kucing bengal yang biasanya tak sampai puluhan juta. Namun harga kucing savannah sangat tinggi, bersaing dengan kucing serval, bahkan hingga ratusan juta rupiah.

Ciri-Ciri Kucing Savannah

Ciri Ciri Kucing Savannah

Salah satu ciri fisik yang paling terlihat dari kucing savannah adalah tubuhnya yang besar. Bahkan kucing ini telah tercatat dalam Guinness World Records dengan kategori kucing terpanjang di dunia. Tak heran, karena salah satu kucing savannah ada yang menembus ukuran panjang tubuh 44 cm.

Tak hanya panjang, tubuh  kucing ini juga tergolong besar dan tinggi, tapi cenderung ramping, tidak gemuk seperti kucing persia atau anggora. Gerakannya gesit, karena tubuhnya cukup lentur.

Kebanyakan kucing dalam ras ini memiliki kombinasi warna dan motif tertentu, seperti hitam asap tutul, hitam totol, perak tabby tutul, dan coklat tabby tutul.

Telinga kucing ini berbentuk segitiga, sedangkan bulu-bulunya pendek namun cukup tebal. Gigi taringnya tajam dan panjang, sehingga ia handal saat berburu. Kakinya kuat, panjang, dan juga berotot, membuatnya mampu berlari dengan cepat,

Kucing savannah memiliki kaki yang unik karena kedua kaki belakangnya sedikit lebih panjang daripada kaki yang ada di bagian depan. Untuk mencapai ukuran kucing dewasa, kucing ini harus menunggu sampai usianya tiga tahun. Cukup lama juga, ya?

Selain ciri-ciri umum di atas, ada beberapa ciri fisik yang lebih spesifik pada kucing savannah, tergantung jenisnya. Berikut adalah ciri-ciri spesifik yang bisa menjadi penanda.

Generasi F1

Generasi pertama kucing savannah disebut sebagai F1, dengan 50% genetik berasal dari kucing serval. Berat badan sang jantan antara 7,5 hingga 11 kilogram, sedangkan betinanya berkisar antara 6 hingga 8,5 kilogram.

Generasi F2

Sementara itu, generasi kedua yang disebut F2, mewarisi 25% genetic dari kucing serval. Berat badan jantannya berkisar antara 7 hingga 11 kilogram, sedangkan betinanya antara 5,5 hingga 7 kilogram.

Generasi F3

Generasi ketiga (F3) mempunyai 12,5% genetik dari kucing serval. Berat F3 jantan berkisar antara 6 sampai 9 kilogram, sedangkan F3 betina relatif lebih ringan, yakni 4,5 sampai 5,8 kilogram.

Generasi F4 dan F5

Generasi F4 mewarisi 6,25% genetis dari kucing serval, dan F5 mewarisi 3,12%. Berat F4 dan F5 jantan biasanya sekitar 6,3 sampai 9 kilogram, sedangkan betinanya antara 4,5 hingga 5,8 kilogram. Generasi ini lebih terlihat tinggi kurus.

Karakteristik Kucing Savannah

Karakteristik

Secara umum, kucing ini memiliki otak yang cerdas, dengan rasa ingin tahu yang besar. Inilah yang menyebabkannya sangat cepat mempelajari trik atau gerakan saat dilatih. Dengan perhitungan jarak yang sangat baik, kucing ini memiliki kemampuan melompat dan bergerak dengan gesit.

Kucing ini senang mencoba hal baru yang menantang, seperti menutup atau membuka pintu, jendela, hingga melompat dari satu atap ke atap lainnya.

Ia tak takut dengan air, sehingga dengan senang hati akan bermain di genangan air yang dangkal. Anda mungkin akan dikejutkan dengan kemampuannya yang tiba-tiba bisa menyalakan keran air, setelah terbiasa melihat Anda melakukannya.

Kucing savannah suka mengikuti pemiliknya, seperti seekor anjing. Kadang ia menjadi lebih pemalu, tapi kemudian menjadi hiperaktif. Lebih baik memasang sebuah tali khusus kucing untuk memastikan ia tidak hilang saat bermain di luar atau usai berjalan-jalan dengan Anda.

Meskipun demikian, ia sangat waspada pada lingkungan baru, hewan lain, dan orang-orang yang belum dikenalnya. Beberapa jenis mungkin lebih mudah beradaptasi, tapi tetap saja selalu membutuhkan waktu jeda untuk mulai terbiasa.

Karakteristik Tiap Generasi

Perbedaan generasi kucing savannah menjadikan kucing ini memiliki sifat yang berbeda-beda pula. F1 cenderung tidak agresif, dan tidak terlalu suka bersosialisasi dengan anak-anak maupun orang asing. Jika ada orang baru yang datang, mereka akan menghindar, menjauh, tapi tetap mengamati.

Berbeda dari F1, F2 cenderung lebih supel dan menyukai berdekatan dengan orang yang sudah dikenal dan anak-anak. Sebagian besar dari mereka suka dibelai, tapi tidak nyaman saat dipangku.

Kucing savannah F2 sangat senang bermain, dan karena punya energi yang sangat besar, mereka seolah ingin bermain tanpa henti dengan orang di sekitarnya. Savannah F3 memiliki kedekatan luar biasa dengan keluarga yang memeliharanya.

Mereka lebih mudah bersosialisasi dengan orang baru dan beberapa dari mereka bahkan menikmati pangkuan. Kucing ini paling banyak direkomendasikan karena gesit dan atletis seperti F1 dan F2, tapi dengan kepribadian yang cukup baik sebagai kucing rumahan.

Kucing generasi F4 dan F5 lebih ingin diperhatikan, suka diajak bermain dan sangat menikmati belaian dari orang-orang di sekitarnya. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, F4 dan F5 memang lebih tidak gesit.

Namun tetap saja bila dibandingkan dengan kucing domestik, kucing ras ini jauh lebih energik, cerdas, dan juga suka bergaul.

Dengan berbagai sifat kucing savannah yang diuraikan di atas, Anda perlu bersabar saat menanganinya. Tidak perlu terburu-buru untuk membuatnya terbiasa dengan lingkungan baru. Karena setelah ia mulai merasa nyaman, Anda lah yang harus bersiap-siap karena ia sangat suka melakukan eksplorasi.

Baca juga: Kucing Ragdoll

Syarat Memelihara Kucing Savannah

Syarat Memelihara

Memelihara kucing yang satu ini tidak mudah, karena ada beberapa syarat yang diperlukan. Jika untuk memelihara kucing jenis lain Anda hanya tinggal membelinya lalu menyediakan kendang, tidak demikian dengan kucing savannah. Syarat-syaratnya meliputi:

  • Memiliki sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh penangkaran kucing savannah
  • Menyediakan ruangan yang cukup besar, karena kucing ras ini tak betah dalam kandang kecil
  • Ruangan yang akan digunakan untuk tempat kucing sebaiknya dilengkapi dengan rerumputan, gua buatan, pohon, dan kolam kecil.

Ini semua akan berguna karena kucing ini sangat aktif bergerak dan enerjik.

Itulah berbagai hal yang harus Anda miliki sebelum membawa pulang kucing savannah favorit. Jika sudah siap dengan semua perlengkapannya, barulah aman untuk mengajak kucing ini ke rumah.

Cara Merawat Kucing Savannah

Cara Merawat Kucing Savannah

Karena kucing savannah merupakan hibrida, atau hasil perkawinan silang antara kucing domestik dan kucing liar, maka perawatannya pun agak berbeda dengan kucing rumahan biasa. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan saat merawat sang kucing eksotis.

Mandi

Aktivitas mandi tidak terlalu sulit dilakukan oleh kucing savannah, karena pada dasarnya ia menyukai air. Maka Anda bisa mengajaknya berenang di kolam, main air hujan, dan kemudian mulai mengenalkannya pada shampo kucing. Mandikan kucing ini setidaknya seminggu sekali.

Jangan lupa membersihkan dengan teliti bagian kaki-kakinya, terutama di sekitar kuku yang mungkin menyimpan lebih banyak kotoran. Karena kucing ini senang beraktivitas, maka otomatis kebersihan menjadi lebih penting.

Jika pada aktivitas mandi pertamanya ia merasa terganggu dan mencakar Anda, jangan panik. Jangan pula memaksanya untuk melanjutkan aktivitas ini, karena ia bisa melakukan perlawanan ekstra yang cukup berbahaya. Biarkan saja dulu, lalu coba lagi dalam beberapa hari.

Makanan yang Tepat

Ada perbedaan pendapat para pecinta kucing terkait makanan yang bisa dimakan oleh kucing savannah. Sebagian mengatakan bahwa kucing ini sebaiknya hanya diberi makan berupa ayam segar, dan bukan makanan pabrikan.

Namun sebagian yang lain berpendapat, makanan pabrikan yang kering juga kadang perlu diberikan untuk membantu membersihkan giginya,

Makanan kaleng juga berkualitas tinggi juga direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Agar jelas terkait apa yang boleh dan tidak boleh diberikan pada kucing ras ini, ada baiknya Anda menanyakannya pada penjual kucing resminya.

Sediakan sebuah tempat minum untuknya, dan rutinlah mengisinya. Ia senang minum, sehingga menjaga agar tempat minumnya selalu bersih dan terisi akan lebih baik untuk pencernaannya.

Jika ada penyakit yang muncul, periksa kembali makanan yang masuk ke perutnya. Berkonsultasilah dengan dokter terkait menu yang bisa dimakan kucing savannah selama ia sakit. 

Menjaga Kesehatan

Selalu sediakan P3K sederhana untuk kucing Anda, misalnya obat-obatan seperti obat kutu atau obat flu kucing. Dengan demikian, saat kucing sakit, Anda tak perlu panik.

Selain itu, hal penting lainnya adalah membiasakan kucing ini berkunjung ke dokter. Berikan kesan pertama yang baik, dengan tak memaksanya melakukan apapun, dan hanya memperkenalkannya pada dokter yang akan menanganinya, serta situasi di ruang klinis.

Selanjutnya, barulah Anda bisa mengajaknya secara rutin memeriksa kesehatan ke dokter hewan. Jangan lupa memberinya vaksinasi khusus kucing yang telah dianjurkan dokter. Dengan demikian, kucing akan lebih jarang terserang penyakit.

Ekspektasi hidup ini cukup panjang, yakni 8 hingga 12 tahun. Maka untuk bisa hidup sekian lama, kucing Anda perlu dijaga kesehatannya, dan dihindarkan dari perubahan kondisi yang terlalu cepat atau situasi apapun yang membuatnya merasa tertekan.

Aktivitas

Kucing savannah sangat suka permainan yang membutuhkan ketangguhan fisiknya. Jika ada pohon dan kolam air di sekitar tempat tinggalnya, ia akan dengan senang hati melompat dan bermain di sekitarnya. Ajaklah ia untuk melakukan aktivitas fisik yang banyak, karena ini justru akan membuatnya merasa diperhatikan.

Sediakan mainan untuknya, dan gantilah secara berkala. Kucing ini sering merasa bosan dengan mainannya, jadi merotasi mainan beberapa minggu sekali juga bisa dilakukan. Mengajak sang kucing berjalan-jalan di sekitar rumah juga sangat penting untuk mengusir kejenuhannya.

Penyakit Kucing Savannah

Pada banyak referensi, kucing savannah tergolong kucing yang kuat dan jarang terkena penyakit. Meskipun demikian, ada satu penyakit yang rawan menyerang kucing ras ini, yaitu penyakit periodontal. Ini adalah penyakit rusaknya gigi yang disebabkan oleh bakteri dan karang gigi.

Penyakit ini rawan menyerang kucing savannah karena giginya panjang. Oleh karena itu, penting untuk menyikat dan merawat giginya secara berkala. Dengan demikian, abses (pembengkakan) dan infeksi tidak akan terjadi pada kucing kesayangan Anda.

Anda juga dapat meminta saran pada dokter hewan terkait apa saja yang perlu diwaspadai untuk mencegah terjadinya penyakit ini. Apabila sudah terkena periodontal, kucing Anda akan mulai kehilangan nafsu makan.

Air liur akan keluar secara berlebihan, gusinya bisa mengalami bengkak, dan terjadi berbagai jenis iritasi lain yang mengganggu kesehatannya secara umum.

Harga Kucing Savannah

Harga Kucing Savannah

Harga kucing cerdas dan juga memiliki kecepatan yang gesit ini memiliki dibandrol dengan harga yang fantastis. Bayangkan saja, untuk satu ekor kucing savannah bisa mencapai hingga ratusan juta rupiah.

Namun untuk di Indonesia, harga dari kucing ini lebih rendah yaitu pada kisaran 30 sampai 60 juta rupiah.

Meskipun kucing ini tergolong sangat mahal, namun tidak sedikit orang yang berminat untuk membelinya.

Pada dasarnya, harga kucing savannah sangat bergantung dengan kondisinya seperti jenis, kelamin, dan umur. Misalnya, untuk jenis generasi F1 yang memiliki banyak genetik dari nenek moyangnya bisa mencapai 300 juta rupiah.

Itulah berbagai informasi penting terkait kucing savannah yang menarik untuk Anda ketahui, sebelum membelinya. Dengan memahami karakter kucing ini dengan baik, Anda bisa mempertimbangkan apakah kucing ras ini sudah sesuai dengan keinginan dan keluangan waktu Anda dalam merawatnya.

Saat akan membeli kucing dalam ras ini, penting untuk mencari penjual kucing yang terpercaya, dan memahami kucing yang dijual dengan cukup baik. Ini krusial untuk memastikan kucing savannah jenis apa yang Anda beli, dan seperti apa perawatan yang tepat untuknya.

Dengan demikian, Anda tidak akan mengalami kendala yang berarti saat mengadopsi kucing ini sebagai hewan peliharaan.

Tinggalkan komentar