Ciri-Ciri Kucing Hamil

Beranda » Kucing » Ciri-Ciri Kucing Hamil

Pada beberapa kasus, terkadang membedakan antara kucing gemuk biasa dengan kucing yang sedang hamil itu sulit. Walaupun demikian, kamu perlu memahami ciri-ciri kucing hamil dengan baik sejak dini supaya nanti lebih mudah mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk lahiran.

Biasanya kucing itu sendiri menunjukkan gejala birahi untuk yang pertama kalinya ketika usianya sudah mencapai sekitar 6 bulan. Akan tetapi lebih baik jika kamu mengawinkannya ketika usianya sudah lebih dari 1 tahun.

Sementara untuk periode kehamilan kucing itu sendiri adalah sekitar 9 minggu, dan selama hamil, tentu kucing memperlihatkan perbedaan baik fisik maupun perilakunya. Memangnya bagaimana tanda kucing berhasil kawin itu dan apa saja ciri-cirinya? Berikut jawabannya.

Ciri-Ciri Kucing Hamil dan Akan Melahirkan

Perutnya Membulat

Kucing yang sedang hamil juga menunjukkan ciri fisik yang sama seperti manusia, yakni perutnya berubah menjadi lebih besar. Sayangnya, ciri fisik ini akan terlihat setelah usia kehamilan mulai masuk ke minggu kelima.

Nah, dari minggu kelima tersebut, perut si manis akan terus membesar hingga tiba waktu baginya untuk melahirkan. Sementara, untuk mengetahui apakah kucing tersebut memang positif hamil atau tidak masih memerlukan waktu sekitar 3 minggu setelah dikawinkan.

Bulunya Rontok

Ciri-ciri kucing hamil setelah kawin lainnya ialah bulunya banyak yang rontok dan mungkin akan tampak sedikit menipis. Rontoknya bulu saat kucing tengah hamil ini diakibatkan oleh meningkatnya hormon kulit yang menyebabkan produksi minyak di lapisan kulitnya menjadi terpengaruh.

Walaupun agak parah, kerontokan ini biasanya akan berakhir setelah satu minggu atau dua minggu kehamilan. Jadi, kamu tenang saja, kerontokan itu wajar dan tidak akan berlanjut hingga membuat si manis gundul.

Nafsu Makan Meningkat

Selain menunjukkan ciri-ciri fisik, kucing yang sedang hamil juga menunjukkan perubahan pada perilakunya. Salah satunya ialah nafsu makannya menjadi meningkat.

Hal ini dikarenakan ketika hamil, kucing tersebut memerlukan protein dan energi yang lebih dibandingkan biasanya. Bahkan hampir sama seperti manusia, kucing yang hamil dan sudah akan melahirkan memerlukan energi yang lebih banyak dan ini merangsang si ibu kucing agar nafsu makannya meningkat.

Nantinya, sekitar 20% hingga 50% makanan yang dikonsumsi akan dibagikan ke bayi kucing yang ada dalam kandungannya.

Lebih Manja dan Lembut

Bagaimana ciri-ciri kucing hamil selanjutnya? Ini juga bisa diamati dari perilakukanya, yaitu kucing akan menjadi lebih manja sekaligus menjadi lebih lembut.

Kamu tentu bisa mengamati ini dengan mudah, di mana kucing akan datang secara tiba-tiba, menghampiri pemiliknya dan minta dielus. Atau dia akan mengikuti pemiliknya terus untuk mendapatkan perhatian maupun sekedar bersantai bersama.

Akan tetapi ada juga kok kucing hamil yang justru lebih suka menyendiri dan terlihat gelisah, yang pasti di sini kamu hanya perlu memberikan kenyamanan saja pada si manis.

Sering Muntah

Pernah mendengar istilah morning sickness? Ini adalah kondisi yang umum dialami oleh ibu hamil dan biasanya gejalanya berupa rasa mual dan muntah-muntah saat pagi hari.

Ternyata, kucing hamil juga bisa mengalami muntah-muntah. Akan tetapi harus diperhatikan juga ya, karena kadang kucing yang muntah-muntah itu adalah tanda bahwa dia tengah sakit.

Nah, untuk memastikan apakah muntahnya kucing itu adalah muntah karena hamil, biasanya kucing akan muntah sesekali saja namun waktunya cenderung lama.

Selain itu, walaupun sebelumnya dikatakan bahwa nafsu makan kucing meningkat, bisa juga di awal-awal kehamilannya si meong justru malas makan karena mual morning sickness tersebut.

Berubahnya Warna Puting

Apa ciri-ciri kucing hamil selanjutnya? Putingnya berubah warna menjadi lebih merah muda terutama di bagian perutnya yang tampak membesar.

Ini adalah ciri-ciri kucing mengandung yang harus kamu pahami dengan baik. Biasanya ciri-ciri ini akan muncul ketika usia kehamilan sudah mulai masuk hari ke-15 atau hari ke-18 kehamilan.

Puting yang membesar ini sekaligus menjadi pertanda bahwa tubuh kucing tengah mempersiapkan dirinya sendiri untuk menyusui bayinya nanti. Walaupun demikian, puting yang membesar ini selain menjadi ciri kucing hamil, juga bisa menjadi tanda bahwa kucing sedang dalam masa birahi.

Lebih Banyak Tidur

Kucing yang sedang hamil juga lebih banyak tidur, pasif dan suka bermalas-malasan. Tentu ini berlawanan dengan nafsu makannya yang malah semakin meningkat ya.

Jadi kamu tidak perlu terlalu khawatir saat kucing kesayanganmu tidak bermain seperti biasa, karena bisa jadi dia akan memberikan tambahan hewan peliharaan kepada kamu.

Punggung Kucing Melengkung

Saat kucing sedang hamil, dia juga akan menunjukkan ciri-ciri lain yang berupa punggungnya menjadi lebih melengkung. Jika kamu perhatikan dengan benar, lengkungan punggung kucing ini akan tampak berbeda dibandingkan dengan lengkungan punggung kucing biasa yang tidak hamil.

Pasalnya, punggung kucing yang tidak hamil itu akan tampak datar saja. Lengkungan ini juga akan menjadi lebih jelas lagi seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.

Berhentinya Siklus Birahi

Jika kamu amati, kamu akan tahu kapan kiranya kucing mulai merasa birahi. Namun, apabila kemudian birahi kucing tersebut tiba-tiba berhenti atau kucing menunjukkan bahwa dia sudah tidak birahi, ada kemungkinan dia sedang hamil.

Sikap Lebih Defensive

Mungkin kamu melihat kucing betina peliharaanmu itu menjadi lebih galak kepada kucing yang lain. Ini menjadi petunjuk bahwa dia lebih defensive guna melindungi bayi-bayi yang sedang ada di kandungannya.

Jadi, kalau kamu mendapati kucing kamu yang biasanya ramah berubah menjadi seperti itu, ada kemungkinan si kucing sedang hamil. Selain itu, sikapnya yang defensive itu bisa juga menjadi bentuk kasih sayang si kucing kepada calon anaknya.

Hasil USG positif

Agar lebih yakin kalau kucing kesayangan kamu itu sedang hamil atau tidak, kamu bisa membawanya ke dokter hewan. Ini sangat dianjurkan terutama jika kamu ingin mendapatkan jawaban yang lebih akurat.

Di samping itu, membawa kucing ke dokter hewan bisa digunakan untuk mengetahui berapa banyak sih bayi yang sedang dikandung oleh kucing kamu itu. Namun umumnya tindakan ini baru bisa dipastikan kehamilannya saat usia kehamilan telah mencapai 3 minggu.

Mengeluarkan Air Susu

Tanda lainnya bahwa kucing kamu sedang hamil ialah dari putingnya keluar air susu. Biasanya ini akan terjadi jika kucing sudah dalam masa hamil tua, dan bisa juga menjadi tanda bayi kucing akan lahir sekitar 2 minggu atau 3 minggu lagi.

Mencari Tempat Melahirkan

Ciri-ciri kucing hamil dan akan melahirkan yang lain, biasanya ia akan mulai mencari sarang atau tempat yang menurutnya nyaman dan juga aman untuk melahirkan. Biasanya pula si kucing akan memilih tempat yang tenang untuk menghabiskan hari-hari pertamanya dengan si bayi.

Kalau kamu sudah mendapati kucing berperilaku demikian, kamu bisa membantunya dengan cara menyiapkan tempat sesuai dengan yang dia mau. Misalnya menyediakan tempat yang hangat dengan tumpukan handuk kering.

Nomaden

Kucing yang sedang hamil biasanya juga akan berpindah-pindah tempat, jadi dia tidak akan berdiam diri. Ini juga berlaku sekalipun kamu sudah menyiapkan tempat tidur khusus untuknya dimana kucing akan menolak dan mencari tempat lain yang menurutnya lebih aman.

Jika si manis sudah menunjukkan ciri-ciri kucing hamil seperti di atas, upayakan agar kamu memberinya perawatan dengan baik ya. Pasalnya, kucing juga berpotensi melahirkan secara prematur bila selama masa kehamilannya dia tidak mendapatkan gizi yang cukup. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar