Burung Prenjak

Beranda » Burung » Burung Prenjak

Burung Prenjak merupakan burung bersuara merdu yang panjang paruh hingga ekornya, kira-kira 10cm hingga 15cm. Si burung mungil ini tersebar tidak hanya di Indonesia saja lho, ada 27 jenis yang tersebar di negara-negara Asia dan Afrika.

Dari 27 jenis yang ada tersebut, 7 diantaranya bisa dijumpai di Indonesia dengan mudah. Masing-masing jenis tentu memiliki keunikan masing-masing malah bisa jadi, salah satu diantaranya sudah menjadi kesayangan di rumah.

Selain bentuk tubuhnya yang kecil dan unik, burung prenjak terkenal dengan suaranya yang merdu atau gacor. Itulah sebabnya burung kecil ini tergolong sangat populer di indonesia.

Jika kamu ingin memeliharanya, maka ada baiknya untuk mengetahui ulasan terkait apa saja jenis burung prenjak, harga, ciri-ciri, hingga cara merawatnya pada artikel berikut ini.

Jenis Burung Prenjak

Penasaran apa saja jenis-jenis burung prenjak yang ada di Indonesia? Yuk langsung disimak saja informasinya di bawah ini:

Prenjak Jawa (Ciblek)

Prenjak Jawa (Ciblek)

Prenjak jawa atau ciblek mungkin menjadi jenis prenjak yang paling sering dilihat. Biasanya kedatangan burung dengan ukuran 12cm ini ditandai dengan datangnya “dayoh” atau tamu.

Merawat ciblek tidaklah sulit dan tidak butuh perlakuan khusus, yang terpenting makanan harus diperhatikan. Jika burung hasil tangkapan, jangan langsung diberi pur, berikan serangga-serangga kecil seperti belalang atau kroto akan lebih cocok.

Untuk membedakan ciblek dan jenis prenjak lain, kamu bisa melihat ciri-cirinya berikut ini:

  • Memiliki garis putih pada sayap.
  • Dadanya berwarna putih.
  • Badan bagian atas berwarna coklat sedikit ke hijau zaitun.
  • Ujung ekor berwarna putih.
  • Bagian sisi kanan dan kiri di bawah sayap keabuan.
  • Banyak ditemukan di Sumatera, Jawa, dan Bali.

Untuk merawat burung ciblek sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu memberikannya makan secara rutin dan merawat kebersihannya serta kandang dan juga tempat pakan.

Prenjak Kepala Merah

Prenjak Kepala Merah

Prenjak kepala merah lebih sering ditemukan di sekitar hutan dan rumpun bambu. Jenis ini termasuk yang paling populer karena suaranya merdu, panjang, dan juga sangat jelas.

Bagi kamu yang ingin memelihara burung yang sangat pandai dalam membuat sarang ini, perlu telaten. Makanan, penjemuran, tempat menaruh, dan juga mandinya, perlu diperhatikan.

Cara perawatan burung prenjak kepala merah:

  • Burung prenjak yang baru ditangkap tidak boleh langsung dimandikan
  • Hanya beri makan kroto, jangkrik, atau ulat hongkong, pada hasil tangkapan
  • Penambahan pur diberikan hanya pada burung yang sudah bisa beradaptasi
  • Pur harus mengandung vitamin dan juga kalsium
  • Burung prenjak yang baru ditangkap tidak boleh ditaruh di tempat ramai
  • Burung setiap hari harus dijemur 1-2 jam mulai pukul 7 pagi

Nah, kalau sudah yakin mampu merawat prenjak kepala merah dengan baik, ketahui juga seperti apa ciri-ciri prenjak ini agar kamu tidak salah mengira dengan jenisnya yang lain. Berikut ciri-ciri prenjak kepala merah:

  • Bagian kepala berwarna merah.
  • Bola mata berwarna hitam dengan sklera kuning.
  • Paruh lancip terlihat pipih dan panjang.
  • Dadanya berwarna abu-abu.
  • Punggung berwarna abu-abu sedikit hitam.
  • Kaki berwarna jingga.
  • Prenjak kepala merah jantan ekornya lebih panjang.

Prenjak Tebu

Prenjak Tebu

Persis seperti namanya, jenis ini sering dijumpai di kala panen tebu hampir tiba. Tubuhnya yang ramping dengan warna kuning cerah serta suaranya yang merdu, menjadikan jenis prenjak tebu sangat disukai.

Dalam hal perawatan, tidak jauh berbeda dengan prenjak kepala merah. Hanya saja, jika mau kicaunya lebih sering bisa diberi makanan berprotein.

Kamu bisa memilih ulat hongkong atau jangkrik, kandungan protein keduanya lebih besar dibandingkan kroto. Penambahan pur juga perlu sebagai asupan vitamin dan juga kalsium.

Supaya tidak salah dalam mengenali burung prenjak tebu, kamu bisa lho melihat ciri-cirinya sebagai berikut ini:

  • Burung terlihat lebih ramping.
  • Kepala sampai punggung berwarna abu-abu sedikit hijau zaitun.
  • Bagian dada berwarna kuning cerah.
  • Mata berwarna hitam dengan sklera jingga.
  • Alis berwarna putih keabu-abuan.
  • Leher sampai dada berwarna putih.
  • Kakinya berwarna jingga pucat dan ramping.
  • Ekornya panjang dan berwarna hijau zaitun.

Prenjak Gunung

Prenjak Gunung

Apabila kamu memperhatikan sekilas, prenjak gunung cukup mirip dengan prenjak jawa. Warna burung yang kerap ditemukan di hutan ini agak keabu-abuan di bagian kepala dan punggung.

Kicau prenjak gunung tidak terlalu rapat namun, untuk hiburan di rumah suara merdunya juga enak, lho. Terlebih lagi, untuk perawatan juga tidak terlalu spesial, sama seperti prenjak-prenjak lain.

Untuk membedakan jenis ini dari ciblek tidak terlalu sulit, asal memperhatikan ciri-ciri burung prenjak gunung berikut ini:

  • Paruh lebih pendek.
  • Ujung paruh berwarna abu-abu dengan pangkal hitam.
  • Bulu bagian kepala berwarna abu-abu.
  • Pada punggung hingga sayap berwarna kecoklatan.
  • Dada berwarna coklat muda.
  • Kaki berwarna abu-abu.
  • Ukurannya sedikit lebih besar dari prenjak lain.

Prenjak Lumut

Prenjak Lumut

Prenjak lumut jantan sangat digemari karena suara kicaunya yang nyaring, melengking dan tidak monoton. Apabila dilihat sekilas, mungkin kamu akan mengira bahwa ini prenjak kepala merah.

Hal ini karena bagian kepala prenjak lumut berwarna merah mirip seperti prenjak kepala merah. Walaupun sedikit mirip namun, jika diperhatikan keduanya akan jelas perbedaanya. Berikut ciri-ciri prenjak lumut:

  • Kepala berwarna merah namun, merah pudar.
  • Bagian punggung dan dada bagian bawah berwarna hijau lumut terang.
  • Dada bagian atas sampai leher berwarna abu-abu.
  • Sayap burung berwarna abu-abu dengan highlight warna lumut.
  • Pada ekor ada dua bulu yang lebih panjang.
  • Ukurannya lebih kecil dari prenjak kepala merah.
  • Tubuhnya cenderung panjang.

Untuk merawat burung ini susah-susah gampang, mirip seperti prenjak kepala merah. Untuk makanan burung prenjak sendiri juga sama, lebih baik diberi campuran serangga dan pur.

Prenjak Emas

Prenjak Emas

Prenjak emas bisa dibilang merupakan jenis burung prenjak yang paling mudah dibedakan. Alasannya karena, burung ini memiliki warna kepala hingga badan yang mencolok sehingga, mudah diidentifikasi.

Ciri-ciri prenjak emas:

  • Bagian kepala berwarna jingga
  • Di atas kepala ada seperti garis alis berwarna putih
  • Leher berwarna putih
  • Dada berwarna kuning cerah
  • Bagian punggung dan sayap berwarna hijau zaitun
  • Kaki prenjak berwarna krem
  • Bola matanya berwarna hitam dengan sklera yang tidak terlihat jelas
  • Tubuh burung terlihat bulat berisi

Prenjak Alang-Alang

Prenjak Alang-Alang

Prenjak alang-alang memiliki suara kicau yang rapat, dan cenderung unik. Meskipun rapat, kicau burung juga tetap bisa panjang sehingga, sangat menarik para pecinta burung di seluruh nusantara.

Membahas mengenai perawatan, tidak jauh berbeda dengan jenis burung prenjak lain. Masalah makanan, penempatan, jemur, dan juga mandi sangat perlu diperhatikan.

Untuk bisa mengetahui jenis burung ini dengan pasti, caranya gampang sekali. Cukup perhatikan saja ciri-cirinya di bawah ini:

  • Burung terlihat lebih kecil dari jenis yang lain.
  • Warna mata hitam dengan sklera jingga.
  • Paruhnya berwarna hitam dan terlihat tebal.
  • Ada garis putih dan hitam membujur yang berselang-seling di bagian kepala.
  • Badannya berwarna putih.
  • Leher bagian atas hingga punggung berwarna abu-abu.
  • Sayap berwarna abu-abu dengan bagian atas sedikit kehitaman.

Harga Burung Prenjak

Harga Burung Prenjak

Harga burung ini sebenarnya cukup bervariasi tergantung dari jenis dan kondisinya. Untuk burung prenjak yang memiliki suara merdu dan sudah gacor, biasanya akan dibandrol dengan harga yang lebih mahal.

Berikut kisaran harga burung prenjak di pasaran:

JenisHarga
Prenjak Jawa (Ciblek)Rp50.000 – Rp200.000
Prenjak Kepala MerahRp30.000 – Rp180.000
Prenjak TebuRp80.000 – Rp180.000
Prenjak GunungRp200.000 – Rp500.000
Prenjak LumutRp30.000 – Rp150.000
Prenjak EmasRp30.000 – Rp180.000
Prenjak Alang-AlangRp30.000 – Rp180.000

Demikian pembahasan kali ini mengenai jenis burung prenjak yang banyak ditemui di Indonesia. Dari semua jenis tersebut cara untuk merawat burung bisa dibilang sama saja. Apabila kamu memutuskan untuk memeliharanya, rawatlah dengan baik agar si burung mungil ini bisa terus bernyanyi dan mendamaikan hati.

Tinggalkan komentar