Burung Mantenan

Beranda » Burung » Burung Mantenan

Burung Mantenan atau yang disebut juga Burung Sepah adalah burung dari jenis family Campephagidae, yang asalnya dari Genus Pericrocotus. Burung ini biasanya memangsa berbagai jenis serangga seperti kumbang, laba-laba, ulat dan sebagainya untuk makanannya.

Tetapi ada juga jenis burung mantenan yang memakan buah-buahan. Burung ini biasanya dijadikan masteran bagi burung lainnya, karena memiliki suara yang nyaring dan merdu.

Karena hal ini, mantenan cukup populer di indonesia. Umumnya burung ini dijadikan burung kicau aduan atau hewan peliharaan di rumah.

Jika kamu tertarik dengan jenis burung yang satu ini, maka ada baiknya untuk mengetahui lebih lengkap mengenai burung mantenan di artikel ini.

Ciri-Ciri Burung Mantenan

Ciri-Ciri Burung Mantenan

Burung ini memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan burung lain. Secara umum ciri-ciri Burung Mantenan antara lain:

  • Memiliki tampilan yang cantik dengan warna bulu yang elegan, menarik dan enak dipandang.
  • Suaranya yang nyaring dan merdu.
  • Hidup di beberapa lingkungan seperti hutan, atau juga di atas ketinggian 200 mdpl.
  • Lebih suka hidup berkelompok untuk menghindari dari para pemangsa.
  • Rata-rata ukuran tubuh burung ini terlihat mungil hanya memiliki ukuran kurang lebih 15 cm.

Jenis Burung Mantenan

Setidaknya terdapat 6 jenis burung mantenan yang umum dijumpai, di antaranya:

Mantenan Gunung

Mantenan Gunung

Jenis Burung Mantenan yang satu ini mempunyai nama latin Sunda Minivet. Dengan memiliki ciri ukuran tubuhnya sekitar 19 cm, pada burung jantan memiliki bulu berwarna hitam dan merah, serta ekor yang panjang.

Sedangkan pada burung betinanya mempunyai kombinasi warna hitam pada kepalanya. Ekornya yang begitu panjang serta tidak memiliki bulu sekunder dengan warna merah.

Mantenan gunung betina terbilang unik, karena memiliki warna merah dan hitam seperti mantenan jantan. Warna merahnya terdapat pada bagian dahi, tenggorokan, dan dagu, dengan warna merah pada mantel.

Suaranya cukup keras dan berkepanjangan. Jenis Mantenan gunung banyak dijumpai di kawasan Sumatera. Penyebarannya meliputi sepanjang Bukit Barisan, Pegunungan Leuser, Dempu hingga Pulau Jawa.

Biasanya burung jenis ini berada di hutan pegunungan dengan ketinggian 1.300 hingga 2.500 meter. Burung ini juga lebih senang hidup berkelompok.

Mantenan Hutan

Mantenan Hutan

Burung Mantenan jenis ini memiliki nama latin Scarlet Minivet. Mempunyai ukuran yang cukup besar yakni mencapai 19 cm, serta warna beraneka ragam.

Pada burung jantan memiliki ciri dengan bulu berwarna biru hitam dan warna merah pada bagian perut, dada, sisi luar bulu ekor, tungging dan juga dua bercak pada sayap.

Sedangkan mantenan betina memiliki warna abu-abu pada bagian punggung dan warna kuning pada bagian dagu, tenggorokan, dahi dan penutup telinga.

Mantenan hutan memiliki suara yang tinggi dan lembut. Mantenan jenis ini adalah penghuni tetap pada perbukitan dan dataran rendah. Penyebarannya meliputi Pulau Kalimantan, Jawa, Sumatera dan Bali.

Mantenan Kecil

Mantenan Kecil

Burung Mantenan kecil memiliki nama latin Small Minivet. Dengan ukuran sekitar 15 cm, serta memiliki warna hitam, merah dan abu-abu.

Bedanya Mantenan kecil dengan Mantenan lainnya yakni bagian kepala serta mantel jantan berwarna abu-abu dan pada betina tubuh bagian bawah berwarna keputihan serta agak buram.

Mantenan jenis ini mempunyai suara yang tinggi yang memberi isyarat pada kelompoknya. Penyebarannya meliputi Asia tenggara, Kalimantan, Jawa, Bali hingga India.

Burung mantenan kecil lebih senang dengan hutan terbuka, tanah pertanian, hutan mangrove, dan pedesaan.

Biasanya mereka terbang aktif dan bersuara rame walaupun dengan kelompok kecil, untuk mencari makan pada puncak pepohonan tinggi.

Mantenan Tulin

Mantenan Tulin

Fiery Minivet adalah nama latin dari burung mantenan jenis ini. Memiliki ukuran yang kecil sekitar 15 cm, dengan corak hitam dan merah padam.

Pada burung jantan, mempunyai warna merah padam pada bagian punggung, sayap dan kepala. Serta warna hitam mengkilap pada bagian tengah ekor, lalu pada bagian sisi ekor dan perut terdapat sapuan warna jingga.

Sedangkan pada mantenan tulin betina pada bagian punggung dan kepala berwarna abu-abu. tubuh bagian bawah dan mukanya berwarna kuning. Pada bagian tunggir dan penutup bawah ekor berwarna jingga.

Suara pada jenis mantenan tulin ini sangat khas dengan merdu dan tinggi. Penyebarannya meliputi wilayah Sumatera, Kalimantan, hingga semenanjung Malaysia.

Tapi kadang juga dijumpai juga di hutan mangrove atau hutan-hutan dengan ketinggian mencapai 300 meter di Pulau Sumatera.

Mantenan Dagu Kelabu

Mantenan Dagu Kelabu

Jenis burung mantenan lainnya yakni Mantenan Dagu Kelabu, dengan nama latin Grey-chinned Minivet. Memiliki ukuran 17 cm, dengan warna kuning dan merah. 

Pada Mantenan Dagu Kelabu Jantan yang berwarna merah, perbedaanya dengan burung mantenan lainnya yakni pada penutup telinga dan tenggorokan yang berwarna abu-abu gelap.

Sedangkan pada mantenan betina, berwarna kuning pada bagian dahi, tenggorokan, dan penutup telinga. 

Mantenan Dagu Kelabu memiliki suara yang khas dengan sedikit parau dan lembut. Penyebarannya mencakup wilayah global yakni Sumatera, Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Cina Selatan, Asia Tenggara, hingga Himalaya.

Secara umum habitat mantenan jenis dagu kelabu ini merupakan menetap di pegunungan Kalimantan bagian utara dan Sumatera, pada hutan-hutan dengan ketinggian 1.300 hingga 2.000 meter.

Mantenan Padang

Mantenan Padang

Burung mantenan padang di sebut juga dengan burung mas padang. Memiliki ukuran yang sangat besar dibanding jenis mantenan yang lainnya yakni hingga mencapai sekitar 20 cm.

Pada burung mantenan padang jantan mempunyai ciri-ciri dengan sayap berwarna hitam dan bagian atas abu-abu dengan bagian bawah warna putih. Memiliki topi serta setrip hitam pada matanya.

Sedangkan pada mantenan padang betina warnanya lebih pucat serta lebih abu-abu.

Mantenan padang memiliki ciri khas getaran suara dengan gemerincing yang dikeluarkan saat terbang. Penyebarannya meliputi Sumatera, kalimantan, Cina Timur, hingga Asia timur laut.

Cara Merawat Burung Mantenan

Cara Merawat Burung Mantenan

Kamu bisa melakukan cara merawat burung mantenan harian,agar selalu sehat dan mengeluarkan suara yang gacor dan merdu, antara lain:

  1. Taruh kandang diluar lalu berikan udara pada jam 7 pagi.
  2. Setelah itu mandikan ia pada pukul 7.30 karena dapat menjaga kesehatan bulu burung mantenan dan membuatnya lebih jinak.
  3. Kamu hanya perlu memandikannya dengan cara disemprot-semprot saja.
  4. Bersihkan kandangnya setiap hari dengan rutin, ganti air minum dan buah segar.
  5. Beri pakan voer halus yang dicampur dengan 2 ekor jangkrik.
  6. Berikan pakan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.
  7. Berikan juga vitamin dan buah-buahan untuk menambah gizinya.
  8. Jemur burung mulai pukul 08.00 hingga 11.00, dengan lama penjemuran 1-2 jam.
  9. Setelah Dijemur, angin-anginkan lagi di teras selama 10 menit. Kemudian kerodong sangkarnya.
  10. Pada jam 10 siang sampai jam 3 sore masterkan burung dengan menggunakan mp3 mantenan.
  11. Jam 15.30 angin anginkan lagi di teras, bila perlu mandikan lagi.
  12. Jam 6 sore burung di kerodong lagi, dan perdengarkan masteran sepanjang malam sampai pagi.

Harga Burung Mantenan

Sebenarnya, harga dari burung ini cukup bervariasi tergantung dari jenis dan kondisinya. Umumnya, harga burung yang lebih gacor akan dibanderol dengan harga yang lebih tinggi.

Namun, disini kami telah meringkas harga burung mantenan di pasaran secara umum:

JenisHarga
Mantenan GacorRp250.000 hingga Rp300.000
Mantenan NgeriwikRp150.000 hingga Rp200.000
Mantenan BakalanRp70.000 hingga Rp300.000

Harga diatas hanyalah perkiraan secara umum sehingga bisa berubah sesuai dengan kondisi di pasar. Namun semakin cantik, gacor, dan bagus kondisi dari burung mantenan, maka semakin mahal harga jualnya.

Nah, itulah informasi seputar Burung Mantenan mulai dari ciri-ciri, jenis, harga, makanan hingga cara merawatnya. Burung yang cantik dan memiliki kicauan menarik, cocok bagi kamu pecinta burung.

Tinggalkan komentar