Kucing Scottish Fold

Beranda » Kucing » Kucing Scottish Fold

Kucing Scottish fold adalah jenis hewan berkaki empat yang banyak disukai oleh para pecinta kucing. Pasalnya, si kucing imut ini memiliki bentuk telinga yang terlipat, menyerupai beberapa jenis anjing.

Siapa sangka, ternyata kucing ini memiliki beberapa keistimewaan bukan hanya dari ciri fisik saja. Namun juga dari sejarah dan karakteristik yang akan diulas secara lengkap di bawah ini.

Sejarah Kucing Scottish Fold

Sejarah Kucing Scottish Fold

Julukan bagi kucing bernama latin Felis catus ini bukan serta merta diberikan. Namun, sejarah panjang juga mengikuti perjalanan nama tersebut.

Secara etimologis, arti dari nama kucing Scottish fold atau fold cat jika diterjemahkan menjadi kucing telinga lipat Skotlandia. Sesuai dengan namanya, hewan berbadan mungil ini memang berasal dari Skotlandia.

Sebelum diberi julukan tersebut, nama dari kucing ini adalah floops. Berdasarkan sejarah yang tercatat, pada tahun 1961 pertama kali dikenal kucing dengan ciri-ciri telinga lipat.

Kucing itu bernama Susie, dan warnanya putih susu. Karena ditemukan di wilayah pertanian Perthshire, Skotlandia oleh seorang petani, maka kucing yang hamil tersebut kemudian dirawat.

Setelah melahirkan, mulailah sejarah panjang mereka dimulai. Beberapa anak kemudian lahir dan dijuluki floppy ears. Lalu, karena kesulitan dengan namanya, maka diberilah panggilan floops untuk jenis kucing ini.

Pada tahun 1966, setelah memiliki beberapa anak yang juga bertelinga lipat, pemiliknya mendaftarkan Susie di Governing Council of the Cat Fancy. Kemudian, diperoleh fakta penelitian oleh Pat Turner bahwa kondisi itu adalah sebuah mutasi genetik.

Namun, di Eropa ada beberapa pro kontra tentang kucing ini. Salah satunya datang dari Fédération Internationale Féline yang menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang bernilai negatif.

Jika dibudidayakan, kucing dengan mutasi genetik ini dapat membahayakan diri mereka. Menurut beberapa peneliti, karena apabila daun telinganya terlipat maka kurang dapat melindungi lubang telinga.

Dengan kurang tertutupnya lubang telinga, maka risiko terkena infeksi dan masuknya kotoran pasti akan lebih tinggi. Karena itulah, akhirnya banyak yang melakukan penelitian lebih lanjut agar dapat menekan resikonya.

Sampai dengan tahun 1971, total kucing yang beranak pinak mencapai hampir 100 dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, sejarah kucing Scottish fold sudah bisa dipelihara sejak beberapa waktu lalu. Namun, tahun tepatnya belum diketahui secara jelas, siapa yang mengimpor pertama kali.

Baca juga: Kucing Savannah

Karakteristik Kucing Scottish Fold

Karakteristik Kucing Scottish Fold

Selain dari bagian telinganya, terdapat beberapa karakteristik kucing yang satu ini. Bukan hanya dari fisik, tetapi juga dari sifat dan kebiasan unik.

Berikut adalah beberapa ciri khas dari kucing tersebut secara lebih spesifik.

Hidung Oval

Ciri pertama dari kucing Scottish fold Ukraine asli maupun yang dari Skotlandia adalah bentuk hidung. Berbeda dari kucing anggora atau persia, hewan ini memiliki hidung yang tidak pesek.

Namun, tidak pesek bukan berarti pula terlalu mancung. Secara fisiologis, kucing ini rata-rata memiliki bentuk hidung yang oval.

Salah satu penyebab hidungnya tidak pesek adalah karena kucing ini berasal dari daerah Eropa, sehingga jenis rasnya pun memiliki ciri khas kucing wilayah barat. Berbeda dengan kucing anggora dan Persia, yang asalnya dari daerah timur, atau di wilayah Asia dan semenanjung Timur Tengah.

Mata Bulat

Sebagian kucing ras memiliki mata sipit. Sebaliknya, untuk kucing jenis ini rata-rata memiliki mata bulat yang warnanya oranye.

Ada pula warna-warna lain untuk mata dari hewan berkaki empat tersebut. Misalnya cokelat muda atau abu-abu.

Tatapan satwa rumahan ini cenderung tajam, apalagi jika bertemu mainan. Pastinya, para pemilik akan lebih suka memelihara kucing yang tangkas dengan tatapan mata tajam bukan?

Berat Tubuh

Secara fisiologis, postur tubuh dari kucing ini lebih gemuk dari sphynx, tetapi juga lebih kurus dari anggora. Jadi, bisa dikatakan bentuk tubuhnya sedang.

Anda akan banyak menemukan tempat jual beli kucing Scottish fold murah di beberapa tempat dengan postur tubuh sedang. Namun, jika memang ingin postur gemuk Anda bisa memberikan makanan khusus.

Dari sisi anatomi, bagian ekornya cenderung panjang dan cukup memiliki banyak bulu. Namun, bulunya tidak selebat kucing anggora.

Berat tubuh ideal untuk kucing betina dari ras ini adalah 2,7 sampai dengan 4 kilogram. Sang jantan rata-rata lebih gemuk dengan ukuran tubuh 4 sampai dengan 6 kilogram.

Bulu dan Warna

Rata-rata kucing dari ras ini memiliki kombinasi warna tertentu. Jadi, hampir tidak ada yang warnanya benar-benar putih atau tanpa motif sama sekali.

Biasanya, ada beberapa titik yang warnanya lain. Misalnya di bagian ekor, kaki atau kepalanya.

Ada juga beberapa kucing yang belang seperti kucing kampung. Secara warna dasar, beberapa gradasi yang sering tampak antara lain: hitam, putih, cokelat, cameo, krem, dan biru.

Berbeda dengan warna dasarnya, motif dari kucing yang satu ini pun sedikit berbeda. Kombinasinya antara lain: tabby, tiga warna, dua warna, smoke, motif berbayang, solid, dan bertutul.

Tingkat kelebatan bulu cukup tinggi untuk kucing yang satu ini. Namun, panjang bulunya tidak sampai seperti anggora atau Persia.

Leher yang Pendek

Salah satu ciri khas berikutnya adalah leher pendek. Kucing jenis ini memiliki beberapa keunikan yang mungkin disebabkan oleh mutasi genetik penyertanya.

Jadi, Anda akan lebih sering menemukan kucing dengan leher pendek dari ras ini. Meskipun ada beberapa yang lehernya sedang atau agak panjang, tetapi fenomena ini jarang terjadi.

Kepala Unik

Ternyata, bukan hanya telinga dan mata saja yang menarik dari kucing ini. Tetapi kepalanya secara keseluruhan juga sangat unik.

Ya, kucing ini memiliki bentuk kepala membulat dengan telinga khas yang semakin memudahkannya untuk dikenali. Anda akan dengan mudah melihat gaya kucing ini dengan berfokus pada kepalanya.

Mirip British Shorthair

Bukan hal yang mengejutkan bahwa kucing ini memiliki kemiripan dengan British shorthair dan American shorthair. Bagaimana tidak, karena kedua ras tersebut memiliki andil dalam menyempurnakan gen kucing Scottish fold yang sekarang.

The International Cat Association telah mengakui keamanan ras tersebut setelah sebelumnya pernah mengalami risiko tinggi. Sejak diumumkan berisiko, maka terjadilah program penyilangan dengan British shorthair dan American shorthair.

Hasilnya, setelah beberapa tahun dan generasi, kini kucing yang telinganya tetap terlipat itu aman dari ancaman infeksi. Jadi, pada akhirnya asosiasi dan lembaga resmi seperti Cat Fanciers’ Association pun mengakui keberadaannya sebagai kucing ras.

Telinga Terlipat

Fakta yang satu ini memang sangat unik. Nyatanya, tidak semua kucing dari jenis ini memiliki telinga terlipat.

Bahkan, dari indukan yang sama bisa dikenal dua jenis kucing, yaitu straight ear dan folded ear. Hal ini disebabkan gen dominan dan resesif yang memungkinkan anak kandung bisa memiliki kombinasi fisik berbeda.

Jadi, bagi kucing ras ini yang kemudian tidak memiliki kelainan telinga, maka hampir sepenuhnya mirip kucing lain. Bahkan, perbedaannya sangat sulit dianalisis.

Duduk dengan Sempurna

Banyak orang yang menyangka, bahwa hewan berkaki empat pasti tidak bisa duduk selonjor dengan kedua kaki lurus menghadap depan. Faktanya, kucing dari jenis telinga terlipat ini mampu melakukannya.

Selain berkaitan dengan tulang dan anatomi, kelenturan juga menjadi ciri khas dari kucing yang satu ini. Mereka cenderung suka duduk-duduk di kursi malas dengan selonjor seperti halnya manusia.

Bagi yang ingin memelihara kucing jenis ini, jangan kaget kalau mereka akan selonjoran dengan santai saat sedang duduk sore. Apalagi kalau disediakan camilan kering, kucing ini pasti makin lucu.

Suka Bermain

Sebagian kucing lebih suka santai dan bermain bola, dan sebagian lagi suka makan. Namun, meski kucing Scottish fold juga suka keduanya, mereka tetap konsisten bergerak aktif.

Cara mereka berolahraga cukup unik, yaitu dengan bermain objek yang bergerak dengan cepat seperti robot tikus. Penglihatan kucing ini cenderung tajam bahkan di malam hari. Inilah sebabnya, mereka akan sangat suka menangkap objek bergerak.

Hal ini juga yang bisa meningkatkan kemampuan berburunya, jadi sebagai orang yang suka memelihara kucing, tentunya Anda paham betul bahwa insting berburu kucing harus senantiasa diasah.

Bisa Stress

Karena kucing ras yang satu ini suka keceriaan dan tantangan, maka apabila kondisinya terlalu membosankan mereka bisa terserang stress. Bukan hanya itu, apabila pemiliknya pergi, maka mereka juga bisa merasakan kesedihan.

Jadi, apabila Anda ingin memelihara kucing jenis ini, maka pastikan jangan sampai mereka kesepian. Lebih baik Anda memelihara lebih dari satu kucing, atau sekalian beli anakannya.

Dengan demikian, mereka akan punya teman bermain yang mencegah risiko stress. Karena psikosomatik ternyata juga berbahaya bagi hewan berkaki empat ini, di mana mereka dapat sakit-sakitan lalu mati.

Mudah Beradaptasi

Sifatnya yang ceria tidak hanya menguntungkan karena mudah dicari dan menghibur. Tetapi, kucing jenis ini juga sangat ramah dan mudah beradaptasi.

Inilah yang menyebabkan tidak hanya saat masih anak-anak saja, tetapi kucing yang sudah dewasa pun sangat recommended untuk diadopsi. Bahkan, jika mereka hamil dan dipelihara majikan baru pun akan tetap bahagia.

Tentunya, sifat tersebut sangat lovely bukan? Ya, bagi Anda yang membutuhkan teman bercerita, atau partner setia, maka makhluk mungil berbulu ini adalah salah satu rekomendasinya.

Rentan Penyakit

Meskipun melalui persilangan yang dilakukan beberapa puluh tahun lalu risiko penyakit bisa ditekan, tetapi kucing ini tetap cukup rentan. Dibandingkan dengan kucing lainnya, ras yang satu ini sangat rentan terkena penyakit ginjal polikistik dan kardiomiopati.

Yang dimaksud dengan penyakit ginjal polikistik adalah pertumbuhan kista pada ginjal. Sedangkan kardiomiopati adalah suatu jenis kelainan jantung.

Rata-rata usia harapan hidup kucing ini lebih rendah dari kucing ras lain, yaitu sekitar 15 tahun maksimal. Jadi, jika Anda adalah pecinta kucing maka sebaiknya pastikan untuk menjaga kesehatannya secara maksimal.

Jenis Kucing Scottish Fold

Jenis Kucing Scottish Fold

Ras kucing ini sebenarnya memiliki dua jenis yang berbeda dengan ciri fisik yang juga sangat mencolok karena perbedaannya.

Pasalnya, kedua jenis kucing scottish fold ini dapat dibedakan hanya dengan melihat bentuk telinga yang juga menjadi ciri khasnya.

Berikut dibawah ini adalah penjelasan dari kedua jenis tersebut:

Folded ear

Folded ear

Folded ear yang mempunyai arti telinga terlipat dalam bahasa indonesia adalah jenis pertama dari kucing Scottish Fold yang memiliki bentuk telinga yang terlipat.

Pada telinga kucing jenis folded ear ini umumnya akan melipat ke arah depan sehingga membuatnya terlihat lebih lucu.

Bentuk telinga yang terlipat ini biasanya mulai terlihat ketika kucing ini sudah beranjak dewasa. Hal ini disebabkan karena adanya mutasi genetika yang sudah dijelaskan pada sejarah dari kucing ini diatas.

Straight ear

Straight ear

Straight ear adalah jenis kucing yang memiliki telinga lurus atau normal. Sesuai dengan nama jenisnya, kucing scottish fold yang satu ini tidak memiliki bentuk telinga yang terlipat.

Oleh sebab itu, Scottish straight ear ini seringkali disebut si telinga lurus atau normal yang dimiliki oleh kucing pada umumnya.

Cara Merawat Kucing Scottish Fold

Cara Merawat Kucing Scottish Fold

Setelah mengetahui berbagai cirinya, maka selanjutnya Anda perlu mengetahui tentang cara merawat kucing Scottish fold. Berikut adalah poin penting tentang perawatan kucing ini.

Makanan yang Dibutuhkan

Bagi Anda yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, beberapa tempat jual kucing Scottish fold Bogor atau sekitar Jabodetabek menjual aneka pakan. Selain itu, di beberapa toko hewan juga ada banyak makanan dan camilan bagi kucing.

Kucing harus banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan vitamin A tinggi untuk perkembangan matanya. Selain itu, agar gigi dapat bertumbuh sempurna maka sebaiknya tambahkan makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6.

Minyak sayur dan ikan adalah makanan yang bergizi kompleks untuk kucing. Jangan lupa, tambahkan susu khusus dengan kandungan fosfor dan kalsium untuk memaksimalkan tulangnya.

Makanan yang Dikurangi

Meskipun kucing adalah omnivora, tetapi beberapa kandungan didalamnya juga harus dikurangi. Misalnya gluten yang terdapat pada nasi dan tepung.

Terlalu banyak gluten bisa membuat kegemukan dan pastinya kucing akan tidak sehat. Apalagi kucing Scottish fold rata-rata lebih rentan terkena penyakit ginjal akibat kegemukan.

Melakukan Grooming

Jagalah kesehatan dengan cara memberikan vaksin secara teratur. Lalu, saat kucing waktunya berkawin maka berikan pasangan yang sesuai baginya.

Kesehatan kucing jenis ini juga banyak ditentukan oleh mental dan jiwanya. Jadi, jangan sampai kucing mengalami psikosomatik.

Menjaga Kebersihan Kucing

Terakhir, apabila Anda ingin kucing lebih sehat maka pastikan kebersihannya terjaga. Sebagai kucing rumahan, maka latihlah kucing Scottish fold untuk menggunakan kotak pasir.

Lalu, jika Anda ingin mendapatkan kuku yang bersih apalagi untuk jenis Scottish fold munchkin maka sebaiknya potonglah dengan gunting khusus. Bahkan, Anda juga dapat memanfaatkan jasa perawatan hewan di pet salon.

Menyikat gigi kucing juga tak kalah pentingnya. Kucing adalah hewan yang makanannya mengandung banyak zat hidup, karenanya pembusukan lebih mudah terjadi.

Inilah sebabnya, menyikat gigi kucing sangatlah penting. Bahkan, Anda harus menggunakan sikat khusus agar lidahnya juga dapat dibersihkan.

Harga Kucing Scottish Fold

Harga Kucing Scottish Fold

Untuk harga dari kucing ini bisa dibilang cukup mahal. Bagaimana tidak? Harga rata-rata untuk kucing scottish fold yang berumur 3 bulan saja bisa mencapai 3 sampai 6 juta rupiah.

Namun harga itu juga sangat dipengaruhi oleh kondisi kucing itu sendiri. Apabila kesehatan dan kondisi kucing bagus, maka harganya juga semakin mahal.

Berikut dibawah ini adalah kisaran harga dari kucing ini untuk memudahkan Anda agar mengetahui sebelum membelinya:

JenisUsiaHarga
Kucing Scottish Fold Kitten2 BulanRp5.000.000 – Rp8.000.000
Kucing Scottish Fold7 BulanRp9.000.000 – Rp30.000.000
Kucing Scottish Fold Jantan Non-Ped 20153 BulanRp8.000.000
Kucing Scottish Fold Asli Betina Shorthair Ped CFA3 BulanRp16.500.000
Kucing Scottish Fold Dewasa PED CFA6 BulanRp13.000.000

Saat ini, ada banyak tempat yang jual kucing scottish fold Malang, Surabaya, atau kota besar lainnya. Anda dapat bergabung dalam komunitas pecinta kucing atau berkonsultasi tentang kesehatannya pada dokter.

Apakah dengan membaca artikel di atas Anda jadi tertarik memelihara kucing Scottish fold? Jika iya, jangan lupa poin penting perawatannya ya.

Tinggalkan komentar